TribunTimur/

Hebat! Santri di Pesantren Hidayatullah Enrekang Jago Hapal Alquran, Begini Metode Belajarnya

Saat ini pesantren tersebut telah membina 62 tahfidz calon penghafal Alquran.

Hebat! Santri di Pesantren Hidayatullah Enrekang Jago Hapal Alquran, Begini Metode Belajarnya
muh aziz albar/tribunenrekang.com
Sekretaris Pesantren Hidayatullah, Ust Muhammad Yani (kanan) saat menerima bantuan dari Baznas Enrekang. 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Bingung mencari pesantren tahfidz di Kabupaten Enrekang? Tak perlu jauh-jauh, silahkan ke Kelurahan Buntu Sugi, Kecamatan Alla, Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Di sana terdapat Pesantren Tahfiz Hidayatullah, binaan Uztad Aziz Qahhar Mudzakkar. Saat ini pesantren tersebut telah membina 62 tahfidz calon penghafal Alquran.

Pesantren ini bisa dibilang cukup besar dan berpengalaman serta punya cabang di seluruh Indonesia.

Sekretaris Pesantren Hidayatullah, Ust Muhammad Yani, mengatakan saat ini sudah ada lima santri binaannya yang menghafal 30 juz Alquran.

Baca: Tambah Penghafal Alquran, Ini Strategi Rumah Tahfidz DDI Enrekang

Baca: BMH Salurkan Santunan untuk 126 Tahfidz Quran

Selain itu, santri lulusan pesantren ini juga tetap punya masa depan dengan memiliki ijazah Pendidikan formal MTs dan Aliyah.

“Alhamdulillah, program mencetak tahfidz di pesantren ini terus berjalan dan kita akan terus mendidik mereka,” kata Ust Yani, Kamis (7/12/2017).

Ia menjelaskan, beberapa siswa usia Madrasah tsanawiyah (MTS) binaannya, sudah hafal di atas lima sampai tujuh juz Alquran.

Bahkan sudah ada beberapa santri yang telah mampu menghafal 30 juz Alquran.

“Tiap habis Salat Ashar, Isya, dan Subuh santri wajib hafal Alquran. Tiga kali dalam sehari secara terus menerus itu cukup kalau hanya untuk menuntaskan hafalan 30 juz," tuturnya.

Selain memantapkan hafalan, santri juga diajari ilmu agama seperti, fikih, usuhul fiqih, nahwu, faraid, dan lainnya. Tak hanya itu, pesantren ini juga punya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Madrasah Aliyah.

Ust Yani berharap masyarakat mendukung pengembangan pesantren, terutama fasilitas sarana prasarana, ruang kelas, dan pondokan santri.

"Kami membuka ruang sumbangan wakaf dalam bentuk apapun, baik barang maupun jasa semua kami terima untuk kemajuan pesantren kita ini," tuturnya.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help