TribunTimur/

Pilkada Enrekang 2018

Panwaslu Enrekang Ingatkan ASN Tak Lakukan Ini Saat Pilkada

Hal tersebut dilakukan lantaran ASN dianggap profesi yang paling rawan disusupi kepentingan politik menjelang Pilkada 2018.

Panwaslu Enrekang Ingatkan ASN Tak Lakukan Ini Saat Pilkada
Muh Azis Albar/Tribunenrekang.com
Ketua Panwaslu Enrekang, Suardi Mardua 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Para Aparatur Sipil Negara (ASN) harus pikir dua kali jika ingin terlibat dalam tim kandidat Pilkada Enrekang 2018.

Pasalnya, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Enrekang bakal memperketat pengawasan terhadap para ASN.

Hal tersebut dilakukan lantaran ASN dianggap profesi yang paling rawan disusupi kepentingan politik menjelang Pilkada 2018.

Ketua Panwaslu Enrekang, Suardi Mardua, menjelaskan saat ini pihaknya memang terus melakukan pemantauan terhadap gerak gerik ASN.

Apalagi, ASN memang dilarang terlibat langsung dalam politik prkatis sehingha mereka harus menjaga netralitasnya selama Pilkada nantinya.

"Jadi kami ingatkan ASN agar jangan ikut-ikutan berpolitik praktis, karena kami akan terus lakukan pengawasan," kata Suardi kepada TribunEnrekang.com, Rabu (6/12/2017).

Ia menjelaskan, sampai saat ini pihaknya belum menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan para ASN.

Meski begitu, pihaknya tetap gencar melakukan sosialisasi dan memberi pemahaman pada ASN terkait bahaya sanksi terhadap keterlibatan mereka pada Pilkada.

"Jadi kalau ada ASN yang terbukti terlibat, tentunya sanksinya tegas, bisa berupa pidana, sengketa, ataupun pelanggaran kode etik," ujarnya.

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help