TribunTimur/

Jika Anda Seorang Guru dan Masih Lajang, Ini yang Akan Anda Alami

Anda bisa saja menolak kebijakan itu. Tapi, dijamin karier Anda sebagai pengajar tidak akan berkembang.

Jika Anda Seorang Guru dan Masih Lajang, Ini yang Akan Anda Alami
Istimewa
Irman Yasin Limpo, Kadisdik Sulsel-1 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wahai para guru sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang jomblo Sulsel! Bersiapkan Anda segera dipindahtugaskan.

Tapi, jangan khawatir, tempat pengabdian Anda masih akan tetap di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Hanya saja, tidak ada jaminan bagi Anda, wahai para guru SMA/SMK/SLB yang masih lajang, untuk tetap mengajar di tengah kebisingan kota dan kesejukan belantara daerah pegunungan. Anda bisa saja ditempatkan di pulau terpencil.

Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan (Kadisdik) Sulsel Irman Yasin Limpo segera merealisasikan janjinya untuk merotasi guru-guru jomblo di Sulsel.

None, sapaan Irman, sudah mengantongi data status guru SMA/SMK/SLB di Sulsel. Ternyata, ada 1.700 yang masih jomblo.

Anda bisa saja menolak kebijakan itu. Tapi, dijamin karier Anda sebagai pengajar tidak akan berkembang.

Sejak dilantik menjadi Kadisdik Sulsel, 5 September 2016, None bertekad memeratakan pendidikan tingkat menengah di Sulsel. Salah satu pikiran pertama None di bulan keenam dia menjabat, Maret 2017, adalah penyebaran guru jomblo.(*)

Lalu apa alasan None memperlakukan seperti itu para guru jomblo?
Dan seperti apa tanggapan praktisi pendidikan dan pemerhati guru?

Baca selengkapnya di Tribun Timur cetak edisi Kamis, 7 Desember 2017, halaman 1 dan 7

Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help