TribunTimur/

Jelang Penentuan Jumlah Kursi DPRD, Begini Data Kependudukan Capil Mamuju

Saat dikonfirmasi TribunSulbar.com, Kepada Disdukcapil Kabupaten Mamuju, Suparman, menyebutkan, berdasarkan Daftar

Jelang Penentuan Jumlah Kursi DPRD, Begini Data Kependudukan Capil Mamuju
nurhadi/tribunsulbar.com
Kepala Disdukcapil Kabupaten Mamuju, Suparman 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Jelang penentuan jumlah kursi DPR/DPRD untuk Pileg 2019, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapik) Kabupaten Mamuju, terus melakukan upaya perbaikan atau update data kependudukan.

Saat dikonfirmasi TribunSulbar.com, Kepala Disdukcapil Kabupaten Mamuju, Suparman, menyebutkan, berdasarkan Daftar Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2) yang diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menyebutkan jumlah penduduk Kabupaten Mamuju, yakni 297.096 untuk semeter pertama.

"Kami juga sudah melakukan pemutakhiran data anomali penduduk sebanyak 29 ribu lebih, kemudian kami juga selalu melakukan penjemputan data penduduk atau melakukan perekaman KTP-el di Desa dan Kecamatan,"kata Suparman kepada TribuSulbar.com.

Ia menambahkan, Dari 29 ribu lebih data anomali yang meliputi warga yang sudah meninggal, penduduk yang sudah pindah dan pendatang baru, serta penduduk yang tidak melapor, pihaknya sudah melakukan kroscek dilapangan memastikan kebenaran data tersebut.

"Kita sudah melakukan kroscek data anomali sebanyak 29 ribu lebih itu dilapangan, setelah dilakukan kroscek sebanyak 20 dari 29 ribu lebih data anomali dinyatakan masih aktif, sehingga itulah yang masukkan didata bese nasional dan kita laporkan lagi ke Dirjen Kependudukan. Kita memunggu perubahan data sampai semester kedua. Kalau 20 ribu itu masuk didata SIAK otomatis data kependudukan kita sudah melebihi 300 ribu," paparnya.

"Kalau data semester dua itu berakhir 31 Desember 2017. Tetapi karena ada data pemuli yang akan diserahkan oleh Dirjen kependudukan kepada KPU RI pada tanggal 17 Desember untuk kepentingan perhitungan jumlah kursi DPR/DPRD, sehingga kami selalu melakukan koordinasi ke pusat agar data anomali yang kita laporkan sebanyak 20 itu dapat dimasukkan dalam data SIAK, agar kuota kursi di DPRD tidak berkurang dari 35 menjadi 30 kuris," tambahnya.

Lanjut Suparman menjelaskan, jika diakumulasi dengan data kependudukan yang sudah masuk kedalam data SIAK Dirjen Kependudukan dengan data anomali yang dilaporan sebanyak 20 ribu, data penduduk Kabupaten Mamuju, sudah melabihi 300r ribu penduduk.

"Info dari Kemendagri, akan melakukan penyerahan DAK 2 kepada KPU Pusat sebelum tanggal 17 Desember atau sebelum penentuan jumlah kursi, sehingga kemungkinan besar kursi di DPRD akan tetap bertahan 35 atau tidak tutun menjadi 30," tuturnya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help