TribunTimur/

Raih Suara Terbanyak Pemilihan Dekan FT Unhas, Ini yang bakal Dilakukan Dr Muh Arsyad

Ketua Departemen Teknik Sipil FT Unhas Muhammad Arsyad menyampaikan terima kasih kepada senat yang telah memilih dan memercayainya

Raih Suara Terbanyak Pemilihan Dekan FT Unhas, Ini yang bakal Dilakukan Dr Muh Arsyad
MUNAWWARAH AHMAD
Dr Ir Muhammad Arsyad 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Empat kandidat bakal calon Dekan Fakultas Teknik (FT) Universitas Hasanuddin, berebut kursi calon dekan di lantai II Center of Technology (CoT) Unhas Gowa, Rabu (6/12/2017).

Keempatnya memerebutkan 51 suara dari 55 anggota senat, lantaran empat di antaranya tidak hadir saat pemilihan.

"Tidak hadir empat makanya 51 suara sah,"kata Dr Eng Adi Maulana ST M PHIL selaku Ketua Panitia Pemilihan Calon Dekan usai pemilihan.

Peraih suara terbanyak diperoleh Ketua Departemen Teknik Sipil Muhammad Arsyad dengan 26 suara.

Disusul Prof Ansar Suyuti suara dan Prof Rudy Jamalauddin dengan perolehan 4 suara dan 1 suara diperoleh Muhammad Ramli.

Selanjutnya kata Adi Maulana, tiga peraih suara terbanyak akan diusulkan namanya ke rektor lalu dipilih dan ditentukan siapa yang berhak menjadi dekan FT selanjutnya.

Ketua Departemen Teknik Sipil FT Unhas Muhammad Arsyad menyampaikan terima kasih kepada senat yang telah memilih dan memercayainya sebagai calon Dekan.

Ia pun sangat mengapresiasi dukungan para senator saat pemilihan Rabu sore tersebut.

"Yakinlah bisa melalui tahapan asesmen di Rektor. Harus yakin. Dan jika nanti ditetapkan, kita harus menjaga sebaik-baiknya, tunaikan dan pertanggungjawabkan,"kata pria berkacamata tersebut usai menerima ucapan selamat.

Dan jika benar telah ditetapkan, pada tahun pertama kepemimpinannya kata Arsyad, perubahan akan terlihat di Fakultas Teknik.

"Harus mengevaluasi kondisi ril, membuat perencanaan dan menyusun rencana program kedepan. Dan akan dikaji detail. Tahun pertama sudah harus banyak perubahan di FT,"tutup Arsyad.(*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help