TribunTimur/
Home »

Gowa

PKL Rusak Keindahan Kampus UIN Alauddin Makassar, Pedagang: Saya Bayar Rp 700 Ribu Setiap Bulan

UPT Pengembangan Bisnis selaku pemilik otoritas, justru memberi ijin berjualan dengan menarik biaya sewa lahan 700 ribu/bulannya.

PKL Rusak Keindahan Kampus UIN Alauddin Makassar, Pedagang: Saya Bayar Rp 700 Ribu Setiap Bulan
MUNAWWARAH AHMAD
PKL belakang perputakaan UINAM 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Keindahan kampus Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), tidak lagi terjaga. Khususnya area sekitaran bundaran Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) belakang perpustakaan UINAM.

Pedagang Kaki Lima (PKL) terlihat berjualan di area lahan hijau yang selama ini kosong dan hanya dipenuhi rumput pendek yang menambah keasrian belakang perpustakaan tersebut.

Padahal, PKL sudah disediakan tempat di Cafetaria Center di depan dan samping kanan perpustakaan. Mereka yang kini menghuni kantin pusat adalah pedagang lama yang berjejer di belakang FTK dan dipindahkan dengan alasan keindahan dan kebersihan.

Namun UPT Pengembangan Bisnis selaku pemilik otoritas, justru memberi ijin berjualan dengan menarik biaya sewa lahan Rp 700 ribu/bulannya.

"Saya disini bayar Rp 700 per bulan,"kata pedagang somay yang sempat diwawancarai.

Para mahasiswa juga mengeluhkan keadaan tersebut, lantaran sangat merusak keindahan kampus.

"Tidak tahu ini, kenapa jadi banyak penjual begitu padahal dulu waktu semester-semester awal, tidak adaji. Itumi juga kenapa banyak sampah di bundaran. Rusak pemandangan saja dan kampus jadi rantasa,"kata mahasiswa FTK semester VII yang takut disebutkan namanya, Rabu (6/12/2017).

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help