TribunTimur/
Home »

Wajo

Pendemo Sebut Kejari Wajo Tak Serius Tangani Kasus Mark Up Dana BSPS

Massa yang berjumlah sekitar 50 orang tersebut menuntut kejelasan kasus yang beberapa waktu lalu dilaporkannya.

Pendemo Sebut Kejari Wajo Tak Serius Tangani Kasus Mark Up Dana BSPS
st hamdana/tribunwajo.com
Aliansi Masyarakat Desa Temmabarang, Kecamatan Penrang, kembali mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Wajo, Jl Kejaksaan, Kota Sengkang, Rabu (6/11/2017). 

Laporan Wartawan TribunWajo.com, St Hamdana Rahman

TRIBUNWAJO.COM, TEMPE - Aliansi Masyarakat Desa Temmabarang, Kecamatan Penrang, kembali mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Wajo, Jl Kejaksaan, Kota Sengkang, Rabu (6/11/2017).

Massa yang berjumlah sekitar 50 orang tersebut menuntut kejelasan kasus yang beberapa waktu lalu dilaporkannya.

Yaitu penyelewengan dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah yang diduga dilakukan Kepala Desa setempat.

Ketua Aliansi Masyarakat Desa Temmabarang Sukmadi Jaya menyayangkan sikap Kejari yang tidak serius menangani kasus itu.

Baca: Diduga Selewengkan Dana BSPS, Kepala Desa Tomabarang Dilaporkan ke Kejari Wajo

"Kasus mark up dana bedah rumah ini pernah diusut tahun 2015, tapi dihentikan penyelidikannya dengan alasan tidak cukup bukti dan sekarang katanya berkasnya tidak ada, itu jadi tanda tanya kami," kata Sukmadi.

Sebelumnya, pada November 2017, Aliansi Masyarakat Desa Temmabarang juga mendatangi Kantor Kejari Kabupaten Wajo dengan membawa bukti baru dugaan penyelewengan dana BSPS itu.(*)

Penulis: St Hamdana Rahman
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help