TribunTimur/

P2TP2A Sulsel Gelar Diskusi Advokasi Perempuan dan Anak di Tana Toraja

Ia tambahkan dalam diskusi ini pula masyarakat lebih tahu apa yang akan dilakukan ketika menemukan adanya kekerasan terhadap

P2TP2A Sulsel Gelar Diskusi Advokasi Perempuan dan Anak di Tana Toraja
risnawati/tribuntoraja.com
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak, bersama Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak ( P2TP2A) Sulsel dan Tana Toraja gelar diskusi advokasi perempuan dan anak di Pama, Lamunan, Makale, Tana Toraja. Rabu (6/12/17) 

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak bersama Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak ( P2TP2A) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan P2TP2A Tana Toraja gelar diskusi advokasi perempuan dan anak di Pama, Lamunan, Makale, Tana Toraja, Rabu (6/12/17).

Dihadiri murid SD, pelajar SMP dan SMA serta orangtua didik.

Kepala seksi pengaduan dan rujukan P2TP2A Sulsel, Benny Dase, melalui rilis persnya kepada TribunToraja.com, mengatakan dengan pencerahan seperti ini, masyarakat bisa memahami bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak harus dimulai dari keluarga.

Ia tambahkan dalam diskusi ini pula masyarakat lebih tahu apa yang akan dilakukan ketika menemukan adanya kekerasan terhadap anak ataupun kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) agar dilaporkan kepada pihak yang berwajib atau menghubungi P2TP2A yang ada di Toraja.

"Kami berharap di Toraja, perempuan dan anak bisa dilindungi, dan tidak ada lagi perempuan dan anak yang dianiaya ataupun diperkosa oleh orang tua, kami juga berharap kabupaten Tana Toraja bisa menjadi kabupaten layak anak", tutup Benny.

Penulis: Risnawati M
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help