TribunTimur/

Ketua PKK Panakkukang Berbagi dengan Anak-anak di Rumah Harapan Indonesia

Rumah Harapan Indonesia (RHI) adalah rumah singgah untuk anak-anak sakit (usia 0-17 tahun) dari keluarga tidak mampu yang berasal dari luar Jakarta

Ketua PKK Panakkukang Berbagi dengan Anak-anak di Rumah Harapan Indonesia
handover
Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Panakkukang Haslinah Said berbagi dengan anak-anak penderita kanker di Rumah Harapan Indonesia, Minggu (3/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur: Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Panakkukang Haslinah Said berbagi dengan anak-anak penderita kanker di Rumah Harapan Indonesia, Minggu (3/12/2017).

Dikutip dari rilis ke Tribun-Timur.com, Haslina merayakan hari spesialnya bersama anak-anak penderita kanker di Rumah Harapan Indonesia di Ruko BTP, Blok M9 No 2, Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (3/12/2017).

Di hari yang sangat spesial ini ia bersama sang buah hatinya yang terdiri dari 4 orang hadir merayakan ulang tahun serta meniup lilin bersama anak-anak penderita kanker.

Ketua TP PKK Kecamatan Panakkukang Haslinah Said atau yang biasa disapa Deng Caya ini mengatakan di hari yang spesial ini ia ingin lebih dekat dan berbagi bersama anak-anak penderita kanker.

"Momen terbaik dalam hidup ini adalah saat bisa berbagi kebahagian dengan anak-anak yang tengah berjuang dengan sakit. Semoga mereka tetap bersemangat dan tersenyum," ujarnya.

Rumah Harapan Indonesia (RHI) adalah rumah singgah untuk anak-anak sakit (usia 0-17 tahun) dari keluarga tidak mampu yang berasal dari luar Jakarta, yang dirujuk untuk berobat atau rawat jalan di rumah sakit di Jakarta.

RHI didirikan pada 2014 oleh Valencia Mieke Randa, di Jakarta. Valencia yang akrab disapa Silly ini lahir di Makele, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Silly lulus dari Universitas Indonesia (UI) jurusan Teknik Mesin pada 1996. Selama kariernya, pernah menjadi manajer di Astra International.

Pada awalnya, RHI berdiri dengan nama Rumah Harapan Valencia Care Foundation (RHVCF). Selama kurang dari dua tahun, RHVCF sudah ada di Jakarta, Bandung, Makassar, Bali, dan Aceh.

Pada pertengahan tahun 2016, RHVCF berganti nama menjadi Rumah Harapan Indonesia (RHI) dengan misi membangun lebih banyak lagi rumah singgah di seluruh kota besar di Indonesia.

Bersamaan dengan berubahnya nama menjadi RHI, turut bergabung artis film Raline Shah sebagai co-founder RHI. Menjalankan misi RHI, tahun 2017, rumah singgah berikutnya akan dibangun di Semarang.

RHI memberikan fasilitas tempat tidur untuk pasien dan satu orang pendamping/orang tua. Selain kamar berpendingin udara (AC), RHI juga memberikan fasilitas makan gratis bagi pasien dan pendampingnya selama berada di RHI, transportasi (antar-jemput) dari RHI ke rumah sakit, serta kebutuhan sehari-hari (susu, alat mandi, dan lain-lainnya).

Dikutip dari website resmi Rumah Harapan Indonesia, dalam jangka waktu tertentu, mereka juga diajak berwisata/piknik ke tempat-tempat tertentu yang terjangkau, yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan para pasien. (*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help