TribunTimur/

Tambah Penghafal Alquran, Ini Strategi Rumah Tahfidz DDI Enrekang

Baznas Enrekang terus berupaya mengembangkan rumah tahfiz demi mewujudkan Enrekang yang religius.

Tambah Penghafal Alquran, Ini Strategi Rumah Tahfidz DDI Enrekang
muh aziz albar/tribunenrekang.com
Rumah Tahfiz DDI berlokasi di kompleks Masjid Agung Enrekang. 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Rumah Tahfidz merupakan rumah belajar menghafal Alquran. Keberadanyaan sangat penting untuk melahirkan para pelajar dan generasi muda yang hafal ingin menghafal Alquran.

Untuk itu, Baznas Enrekang terus berupaya mengembangkan rumah tahfidz demi mewujudkan Enrekang yang religius.

Saat ini Baznas Enrekang telah membina delapan rumah tahfidz dan tartil tilawah yang tersebar di beberapa kecamatan.

Menurut Komisioner Baznas Enrekang, Baharuddin, rumah tahfidz dimaksudkan mencetak penghafal Alquran dan cara ampuh membentengi anak dari bahaya pergaulan bebas.

Baca: Salut Deh! Polisi Kembar di Bulukumba Ini Bangun Pondok Tahfiz, Nantinya Juga Bakal Ngajar

Baca: Warga Kurang Mampu di Alla Dapat Bantuan Modal Usaha dari Baznas Enrekang

"Kita serius ingin melakukan pembinaan terhadap rumah tahfidz untuk mewujudkan generasi Enrekang religius," kata Baharuddin kepada TribunEnrekang.com, Jumat (1/12/2017).

Salah satu binaan yang anggap berhasil yaitu Rumah Tahfidz DDI berlokasi di kompleks Masjid Agung Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dalam waktu hanya satahun Rumah Tahfidz tersebut telah berhasil membina beberapa anak generasi penghafal Alquran satu anak 10 juz, empat orang lima juz, tiga juz empat orang satu juz, serta melahirkan dua qari ' dan satu qari'ah.

Menurut Komisioner Baznas lainnya Ilham Kadir, para penghafal Alquran yang lahir dari Rumah Tahfidz binaan Baznas Enrekang semakin bertambah dan makin diminati masyarakat.

"Ke depan kita kerja sama lembaga untuk wisuda massal penghafal Alquran dari Rumah Tahfidz Binaan Baznas Enrekang . Mulai dari hafal satu juz sampai 10 juz, bahkan 30 juz," jelasnya.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help