PLN: Kebakaran Akibat Arus Pendek Itu Keliru

Selama ini, jika kebakaran terjadi dikarenakan arus pendek. Itu tidak, karena setiap rumah ada MCB, berfungsi sebagai alat kontrol arus listrik

PLN: Kebakaran Akibat Arus Pendek Itu Keliru
Handover
Manajer PLN Area Makassar Utara, Hariyadi meneken MoU terkait pemadaman kebekaran dengan Pemkot Makassar di Hotel Ibis, Kamis (30/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Manajer PLN Area Makassar Utara, Hariyadi menjadi pembicara pada seminar kelistrikan dengan tema "Menggunakan Listrik yang Baik, Bijak, dan Aman" di Ibis Hotel City Center Jl Dr Sam Ratulangi Makassar, Kamis (30/11).

Hariyadi usai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemkot Makassar tantang peningkatan kerjasama dan koordinasi Program Tetap (Protap), Standar Operasonal Prosedur (SOP), Peraturan Walikota (Perwali) Pemadam Kebakaran menuturkan, jika kebakaran akibat arus pendek merupakan pendapat yang keliru, karena instalasi setiap rumah sudah dilindungi mini circuit breaker (MCB).

"Selama ini, jika kebakaran terjadi dikarenakan arus pendek. Itu tidak, karena setiap rumah ada MCB, berfungsi sebagai alat kontrol arus listrik. Bila terjadi konsleting, maka MCB akan otomatis jatuh atau off, sehingga aliran listrik di pelanggan padam," jelas Hariyadi.

Untuk menghindari arus pendek, dianjurkan kepada pelanggan untuk tidak mengutak-atik alat pengukur dan pembatas (APP) milik PLN.

"Selain itu pastikan juga instalasi di rumah pelanggan sudah memiliki SLO, dan melakukan pemeriksaan berkala instalasi di setiap rumah untuk meminimalisir kabel-kabel yang rusak.

"Periksa juga kabel-kabel yang sudah aus, jika perlu lakukanlah penggantian kabel untuk menghindari potensi terjadinya kebakaran," katanya. (*)

Manajer PLN Area Makassar Utara, Hariyadi (tengah)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help