Ombak Tinggi, Nelayan Tamarunang Jeneponto Pilih Perbaiki Jaring

Mata pencaharian utama Lallo dan nelayan lainnya bergantung pada hasil tangkapan ikan di laut.

Ombak Tinggi, Nelayan Tamarunang Jeneponto Pilih Perbaiki Jaring
muslimin/tribunjeneponto.com
Nelayan di pesisir pantai Tanrusampe, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu, Jeneponto, enggan melaut, pantauan TribunJeneponto.com, Kamis (30/11/2017) sore, puluhan perahu nelayan terlihat terparkir di bibir pantai kampung tersebut. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Memasuki musim penghujan, nelayan di pesisir pantai Tanrusampe, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu, Jeneponto, enggan melaut.

Pantauan TribunJeneponto.com, Kamis (30/11/2017) sore, puluhan perahu nelayan terlihat terparkir di bibir pantai kampung tersebut.

Beberapa diantara mereka terlihat sibuk memperbaiki jaring, alat pancing dan beberapa peralatan perahu yang digunakan.

Seorang nelayan yang dihampiri Lallo (32) menuturkan jika mulai hari ini dirinya dan beberapa nelayan lainnya enggan melaut.

"Ini hari banyakmi yang tidak mau keluar, ada juga yang masih berani keluar, karena kadang ombak naik kadang turun baru kencang angin," kata Lallo.

Mata pencaharian utama Lallo dan nelayan lainnya bergantung pada hasil tangkapan ikan di laut.

"Sementara, kita perbaikiji saja dulu jaring sambil menunggu kembali normal, karena tidak ada juga kerjaan lain selain cari ikan," ujar Ayah beranak dua itu.

Diwaktu normal, Lallo mendapat penghadilan dari hasil tangkapannya antara Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu per hari.

Dirinya pun berharap agar cuaca dapat kembali normal untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help