TribunTimur/
Home »

Wajo

Kasus Guru Dipolisikan karena Mencubit Siswinya Berakhir Damai

Upaya perdamaian dimediasi oleh DPRD dan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Wajo.

Kasus Guru Dipolisikan karena Mencubit Siswinya Berakhir Damai
st hamdana/tribunwajo.com
Surat pernyataan guru terlapor dan orangtua siswi pelapor.

Laporan Wartawan TribunWajo.com, St Hamdana Rahman

TRIBUNWAJO.COM, TEMPE - Kasus siswa SMAN 3 Kabupaten Wajo yang melaporkan gurunya ke polisi karena mengaku dicubit, berakhir damai.

Upaya perdamaian dimediasi oleh DPRD dan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Wajo.

Kapolres Wajo, AKBP NT Nurohmad mengatakan, orangtua siswa memutuskan untuk mencabut laporannya dan bersedia menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.

"Orangtua siswa atas bantuan mediasi Unit PPA Polres serta pendekatan yang dilakukan Anggota DPRD, orang tua siswi akhirnya bersedia mencabut laporannya," kata Nurohmad, Jumat (1/12/2017).

Baca: Guru Cubit Siswi di Wajo Dilapor ke Polisi, Begini Reaksi IGI Sidrap

Baca: Siswi Polisikan Guru SMAN 3 Wajo karena Dicubit, Polres Wajo Upayakan Jalur Mediasi

Dalam surat pernyataan, lanjutnya, kedua belah pihak (pelapor dan terlapor) sudah memutuskan untuk saling memaafkan.

"Masalah ini sudah clear," tutur mantan kasat Reskrim Polrestabes Makassar itu.

Sementara, Kepala SMAN 3 Kabupaten Wajo, Syarifuddin mengatakan, siswi yang sempat dikembalikan ke orangtuanya sudah kembali ke sekolah untuk mengikuti pelajaran seperti biasanya.

"Sebelum laporan dicabut, memang kita sempat kembalikan siswi ke orangtuanya untuk dibina sendiri, tapi kini ia bisa kembali ke sekolah untuk dibina oleh guru," kata Syarifuddin.(*)

Penulis: St Hamdana Rahman
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help