Pilkada Polman 2018

Pilkada Polman Hanya Diikuti Paslon Jalur Parpol

Dengan jumlah 45 kursi di DPRD Polman, maka persyaratan pencalonan melalui Parpol atau gabungan Parpol, Paslon harus

Pilkada Polman Hanya Diikuti Paslon Jalur Parpol
nurhadi/tribunsulbar.com
Ketua KPU Polman, M Danial 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, POLMAN - Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Polewali Mandar (Polman) tahun 2018, dipastikan hanya diikuti pasangan calon (paslon) dari jalur partai politik.

Hal itu disampaikan oleh Ketua KPU Polman, M. Danial, saat dikonfirmasi TribunSulbar.com, via WhatsApp, Kamis (30/11/2017).

"Hingga tadi malam, jelang berakhirnya waktu tahapan penyerahan berkas dukungan paslon perseorangan Pilkada serentak 2018, KPU Polman tetap sepi sehingga dipastikan Pilkada hanya diikuti Paslon jalur Partai politik atau gabungan Parpol," kata M. Danial.

Sekedar diketahui, untuk paslon yang ingin maju melalui jalur Parpol pada Pilkada Polman 2018, harus memiliki paling sedikit 20 persen jumlah kursi di DPRD Polman atau paling tidak memiliki sedikitnya 25 persen akumulasi jumlah suara sah Parpol.

Dengan jumlah 45 kursi di DPRD Polman, maka persyaratan pencalonan melalui Parpol atau gabungan Parpol, Paslon harus memperoleh paling sedikit sembilan kursi atau 20 persen dari 45 kursi di DPRD Polman.

Dari 45 kuris yang ada di DPRD Polman, terdiri dari Partai Nasdem sebanyak 2 kursi, PKB 4 kursi, PKS 2 kursi, PDIP 5 kursi, Partai Golkar 9 kursi.

Partai Gerindra sebanyak 3 kursi, Partai Demokrat 5 kursi, PAN 5 kursi, PPP 5 kursi, Partai Hanura 3 kursi, dan PKPI sebanyak 1 kursi.

Untuk tahapan pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Polman tahun 2018, pendaftaran Paslon telah ditetapkan pada 8 -10 Januari 2018 mendatang," ujarnya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved