Home »

Opini

opini

Indonesia Katanya Kaya Sumber Daya Energi dan Mineral, Tapi Kok Mahal?

Ini ulasan Guru Besar Konversi Energi Departemen Teknik Elektro Universitas Hasanuddin Prof Dr Eng Syafaruddin ST MEng.

Indonesia Katanya Kaya Sumber Daya Energi dan Mineral, Tapi Kok Mahal?
Prof Dr Eng Syafaruddin ST MEng 

Oleh: Prof Dr Eng Syafaruddin ST MEng
Guru Besar Konversi Energi Departemen Teknik Elektro Universitas Hasanuddin

INDONESIA diberkahi dan dikaruniai kekayaan alam berupa sumber daya energi dan mineral yang melimpah.

Akan tetapi hingga saat ini, sangat ironi dilihat bahwa melimpahnya kekayaan alam dan sumber energi dan mineral di suatu wilayah tidak serta merta mengangkat tingkat kesejahteraan, taraf hidup dan kemakmuran masyarakat.

Lihatlah wilayah Papua, eksplorasi dan eksploitasi tambang mineral yang katanya ‘tembaga’ padahal ‘emas’ selama puluhan tahun tidak bisa mengangkat derajat hidup masyarakat lokal.

Contoh lain wilayah Kalimantan yang notabene sebagai lumbung energi nasional, tetapi justru masyarakat setempat mengalami krisis energi yang berkepanjangan.

BACA JUGA: Dr Abustan SH MH: Sering Disamakan, Padahal Konsumen dan Pembeli Beda

Ditandai dengan pemadaman listrik dan antrean bahan bakar minyak di SPBU yang terjadi hampir setiap hari di sana.

Masih banyak contoh lain, tetapi yang mesti disadari bahwa ada sesuatu yang salah mengenai pengelolaan energi dan sumber daya mineral nasional.

Pemerintahan sekarang harus bisa membuat terobosan-terobosan baru tentang pengelolaan sumber daya alam yang berpihak pada masyarakat lokal untuk menghindari isu-isu ketidakpuasan dan pemisahan wilayah.

Persoalan ketersediaan energi menjadi isu publik yang sangat sensitif dalam beberapa dekade terakhir.

Halaman
123
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help