TribunTimur/
Home »

Lutim

Kasus Pencabulan Anak Marak di Luwu Timur, Ketua PN Malili Minta Orangtua Lakukan Ini

Perhatian orangtua untuk tidak membiarkan anaknya berdua dengan laki-laki harus dipertegas.

Kasus Pencabulan Anak Marak di Luwu Timur, Ketua PN Malili Minta Orangtua Lakukan Ini
ivan ismar/tribunlutim.com
Ketua PN Malili, Khairul 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Kasus pencabulan hingga pemerkosaan yang menimpa anak di bawah umur di Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) cukup memprihatinkan.

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Malili, Khairul menyarankan para orangtua meningkatkan pengawasan kepada anaknya dalam hal pergaulan.

"Lebih kepada keluarga bahwa pergaulan sekarang sudah bukan lagi ada batasnya tetapi tanpa batas," katanya kepada TribunLutim.com, Jumat (24/11/2017).

Baca: Penyidik PPA Satreskrim Polres Luwu Serahkan Tersangka Pemerkosaan Siswi SMP ke Kejaksaan

Baca: Januari-November 2017, PN Luwu Timur Tangani 11 Kasus Pencabulan, Begini Perkembangannya

Menurutnya, fungsi keluarga dan orangtua adalah membentengi, bisa dengan bekal agama dan pendidikan. Selain itu, orangtua patut peka dengan kata lain tak boleh luput dengan kondisi lingkungan sekitarnya.

"Tidak boleh membiarkan anaknya berada dalam lingkungan sendiri dengan orang lain," ujarnya.

Menurutnya, kejahatan dimulai karena adanya kesempatan. Perhatian orangtua untuk tidak membiarkan anaknya berdua dengan laki-laki harus dipertegas.

Sekedar informasi, PN Malili, Luwu Timur menangani 11 perkara pencabulan anak. Periode Januari sampai November 2017, hakim pengadilan sudah memvonis 10 perkara. Satu perkara lagi sementara dalam proses.(*)

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help