Pemakaman di Soppeng Riaja Barru Bakal Digusur untuk RKA, Begini Permintaan Warga

Anto mempertanyakan alasan pemerintah sehingga pemakaman yang ada di kampungnya tersebut dijadikan sebagai jalur Rel Kereta Api (RKA)

Pemakaman di Soppeng Riaja Barru Bakal Digusur untuk RKA, Begini Permintaan Warga
akbar/tribunbarru.com
Warga Kiru-kiru, Kecamatan Soppeng Riaja, Barru, Anto Ishak.

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Rencana Pemerintah memindahkan kuburan umum di Mangkoso, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Sulsel, untuk pembangunan rel kereta api hingga kini masih diprotes warga.

Di antaranya, Anto Ishak, warga Kelurahan Kiru-kiru, Kecamatan Soppeng Riaja.

Anto mempertanyakan alasan pemerintah sehingga pemakaman yang ada di kampungnya tersebut dijadikan sebagai jalur Rel Kereta Api (RKA)

"Jika pemerintah betul ingin memindahkan kuburan di kampung kami untuk bangun RKA, saya meminta penjelasan pemerintah setempat atau pelaksana proyek atas keputusan itu," kata Anto kepada TribunBarru.com via WhatsApp, Sabtu (18/11/2017).

Jika terjadi kesepakatan pemindahan makam itu, kata Anto, maka pemerintah setempat dan pelaksana proyek, wajib menyiapkan lahan pengganti.

Baca: Begini Penampakan Proyek Rel Kereta Api Sulsel dari Udara, Lihat Foto-fotonya

"Selain menyiapkan lahan makam, kami juga minta agar pemerintah tidak membebankan biaya pemindahan makam kepeda seluruh keluarga almarhum," ungkap Anto.

Kalaupun permintaan tersebut tidak disepakati pemerintah, Alumnus Unismuh itu meminta pemerintah membangun fly over dan tidak menggusur makam yang berjumlah 809 di Soppeng Riaja itu.

"Solusinya hanya itu, jika permintaan kami tidak dipenuhi. Lebih baik pemerintah membangun fly over di kampung kami tanpa memindahkan kuburan yang ada karena itu hanya bisa merugikan masyarakat setempat," ujar Anto.

Alumni Gappembar itu berharap, pemerintah maupun pelaksana proyek dapat memberikan solusi terbaik dari persoalan tersebut agar pihak masyarakat tidak ada yang merasa dirugikan.(*)

Penulis: Akbar
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved