TribunTimur/

Elpiji 3 Kg Langka, Ibu Rumah Tangga di Paropo Memasak Pakai Kayu Bakar

Lima hari terakhir di Jl Paropo 2 Kelurahan Paropo Kecamatan Panakkukang Kota Makassar

Elpiji 3 Kg Langka, Ibu Rumah Tangga di Paropo Memasak Pakai Kayu Bakar
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD FADLY ALI
Masyarakat Paropo 2 mengeluh lamgkahnya gas LPG 3 Kg 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Lima hari terakhir di Jl Paropo 2 Kelurahan Paropo Kecamatan Panakkukang Kota Makassar Sulawesi Selatan rata-rata tabung 3 kg masih bisa di refile.

Namun dua hari terakhir, pengisian gas melon itu terhenti. Distribusi diagen nihil, masyarakat mencari di agen, toko, dan warung namun juga tak ada.

Ibu warga Paropo 2 yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku sudah dua hari gasnya habis.

"Saya cuman punya gas 3 kg. Dua hari habis. Saya cari kesana kemari pun tidak dapat. Makanya pakai kayu bakar untuk masak," katanya.

Ibu warga Paropo 2 lainnya mengaku rata-rata ibu-ibu di sana berjualan kue. Mereka terendala usaha dikarenakan gas 3 kg tidak ada.

"Bagaimana adonan mau dimasak kalau nda ada gas. Padahal usahata ini kodong jual-jual kue harga Rp 1.000 ji, mau pakai brigh gas harganya mahal hampir dua kali lipat dari 3 kg," ujarnya.

Harga kue berencana ia akan naikkan. Namun, mereka takut sagangannya tidak laku. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help