TribunTimur/

Bawakan Pidato Guru Besar di Unhas, Prof Nurdin Abdullah Pamit dan Minta Dukungan

"Integrasi Pembangunan Wilayah Hulu dan Hilir Sebagai Strategi Konservasi Tanah dan Air Guna Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat."

Bawakan Pidato Guru Besar di Unhas, Prof Nurdin Abdullah Pamit dan Minta Dukungan
Bupati Bantaeng Prof Nurdin Abdullah melakukan orasi serta pengukuhan profesor di Kampus Unhas Tamalanrea Jl Perintis Kemerdekaan Kecamatan Tamalanrea, kota Makassar, Rabu (15/11). Adapun judul orasi professornya yaitu integrasi pembangunan wilayah hulu dan hilir sebagai strategi konservasi 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Meski telah mendapatkan surat keputusan jabatan guru besar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak tahun 2008, namun Prof Dr Ir H Muhammad Nurdin Abadullah baru menyampaikan orasi ilmiah jabatan akademik profesornya di Ruang Senat Lantai 2 Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin, Rabu (15/11/2017).

Sekitar 200 orang hadir menyaksikan pidato Bupati Bantaeng dua periode tersebut. Tak terkecuali istrinya Liestiaty Nurdin dan anak keduanya.

Baca: VIDEO: Nurdin Abdullah: Saya Bersyukur Akhirnya Bisa Orasi Professor

Baca: Ini Arti Gelar Professor Bagi Nurdin Abdullah

Adapun judul pidato Prof Nurdin Abdullah yaitu "Integrasi Pembangunan Wilayah Hulu dan Hilir Sebagai Strategi Konservasi Tanah dan Air Guna Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat."

Alumni Universitas Kyushu Jepang dalam pidatonya mengatakan bahwa laju degradasi hutan dan lahan yang terus meningkat setiap tahun merupakan tanggung jawab bersama untuk mengatasinya.

Sehingga memerlukan adanya kesamaan persepsi dan langkah serta komitmen bersama para pemangku kepentingan yang harus didukung dengan political will yang kuat dan konsisten dari pemerintah.

Prof Nurdin Abdullah usai pengukuhan guru besar di Universitas Hasanuddin, Rabu (15/11/2017).
Prof Nurdin Abdullah usai pengukuhan guru besar di Universitas Hasanuddin, Rabu (15/11/2017). (TRIBUN TIMUR/MUNAWWARAH AHMAD)

Tak lupa calon Gubernur Sulsel ini bercerita tentang keberhasilan pendekatan pengembangan wilayah yang terintegrasi antara hulu dan hilir menjadi solusi yang mampu mengintegrasikan antara kepentingan konservasi dengan pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, upaya mengintegrasikan antara konservasi dengan kebutuhan ekonomi petani dapat ditempuh melalui pendekatan teknologi dan sosial kultural.

Halaman
123
Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help