TribunTimur/

VIDEO ON DEMAND

VIDEO: Geruduk Kantor Bupati Jeneponto, Pengunjuk Rasa Teriak Airrrrr!

Beberapa saat berorasi di depan gerban kantor Bupati, pengunjukrasa pun diarahkan masuk ke dalam kantor untuk bertemu

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Sejumlah aktivis Parlement Pemuda Indonesia dan warga yang tergabung Aksi Gerakan Anti Jeneponto Kacci Na Sa'kulu berunjukrasa di kantor Bupati Jeneponto, Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu, Senin (13/11/2017) siang.

Unjukrasa terkait polemik menejemen pengolaan air di PDAM Jeneponto yang berbuntut pada pemutusnan aliran air ke sejumlah rumah pelanggan.

"Kami butuh air, kami minta bupati Jeneponto sebagai pimpinan tertinggi di daerah ini segar mengambil solusi yang dapat segera mengalir, bukan sibuk mengurusi kampanye jelang pilkada," ujar orator aksi Safaruddin.

Sambil membawa dua botol air minelar, seorang orator terlihat mengenakan sarung sambil berteriak "Air, air, air".

Tidak hanya itu, menurut pengunjukrasa pencopotan direktur PDAM Jeneponto Amri Mahadi Kulle oleh bupati Jeneponto bukan solusi tepat untuk menangani krisis air bersih saat ini.

Alasannya, selama kepemimpinan Amri Mahadi Kulle menejemen keuangan dan kinerja PDAM memunculkan adanya indikasi penyelewengan anggaran.

"Pencopotan direktur PDAM yang lama, bukan solusi akhir karena kami menuduga pencopotan itu hanya untuk mengelabui ada konspirasi jahat dugaan korupsi yang saat ini berproses di Kejasaan," kata orator lain Alim Bahri.

Beberapa saat berorasi di depan gerban kantor Bupati, pengunjukrasa pun diarahkan masuk ke dalam kantor untuk bertemu lansung dengan Bupati Iksan Iskandar.

Namun, setelah berada di ruang rapat pengunjukrasa tiba-tiba meninggalkan ruang pertemuan lantaran terlibat ketegangan dengan Staf Ahli Pemerintahan Hukum dan Politik, Maskur.

Aksi itu mendapat pengawalan sejumlah personel Polres Jeneponto dan sejumlah personel Satpol PP yang berjaga di kantor Bupati Jeneponto.

Pantauan TribunJeneponto.com, hingga saat ini, sejumlah rumah pelanggan PDAM Jeneponto belum teraliri air.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help