TribunTimur/

Pilwali Makassar 2018

Mantan Jubir DIA: Deng Ical Ustad Ije Pasangan Nasionalis Religius

Ketegasan terkait wacana pasangan Ical-Ije diungkapkan orang dekat Deng Ical yang juga mantan Juru bicara DIA, Irwan Ade.

Mantan Jubir DIA: Deng Ical Ustad Ije Pasangan Nasionalis Religius
HANDOVER
Mantan Juru bicara DIA, Irwan Ade dan Uzt Ije 

Laporan Wartawan Tribun Timur Abdul Azis Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pilwali Makassar 2018 semakin dinamis dan menarik perhatian pascanama Syamsu Rizal Marzuki Ibrahim dan Muhammad Iqbal Abdul Djalil atau Ustad Ije diisukan sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar.

Deng Ical sapaan Syamsu Rizal adalah Wakil Wali Kota Makassar sementara Ije merupakan Wakil Ketua Komisi B DPRD Makassar dan pengurus PKS Makassar.

Ketegasan terkait wacana pasangan Ical-Ije diungkapkan orang dekat Deng Ical yang juga mantan Juru bicara DIA, Irwan Ade.

Menurutnya, pasangan Ical-Ije sementara dalam penyelerasian dan pengkonsolidasian kandidat beserta tim kerja masing-masing, baik dipihak Deng Ical maupun tim Ije.

"Sedangkan untuk urusan rekomendasi dukungan partai sementara dimatangkan oleh tim yang khusus baik di Partai Demokrat-PKS," ujar Ade, Selasa (14/11/2017).

Ade menambahkan, ada beberapa alasan kenapa Deng Ical dan Ustad Ije sepakat untuk berjuang di pilwali 2018 nanti.

"Kedua figur ini sama-sama politisi dan kader partai, sehingga keduanya punya modal utama yakni dukungan partai. tentu nilai plus juga buat partai mereka, karena kader sangat memperhatikan perkembangan partai, bukan malah membonsai partai sebagaimana fenomena di daerah yang kepala daerahnya bukan politisi," katanya.

Selain itu, kata Ade, keduanya sama-sama pernah menjadi anggota DPRD Makassar, sehingga tentu punya pengalaman dan punya komunikasi baik dalam konteks kemitraan eksekutif-legislatif sebagaimana diatur dalam UU No 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

"Saya sangat yakin jika keduanya bisa menghargai kelembagaan DPRD dalam relasi penyelenggaraan pemerintah daerah. DID (Deng Ical-Iqbal Djalil) juga bisa disebut pasangan nasionalis-religius dan menjadi refresentasi kelompok pemilih cerdas yang notabene paling banyak di Makassar," kata Ade.

"Jadi DI (Deng Ical) punya jaringan aktivitas kemanusiaan dan ID (Iqbal Djalil) punya jaringan pesantren," kata Ade.(*)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help