TribunTimur/

Lagi, Sidang Korupsi Sewa Lahan Negara Molor di Pengadilan Tipikor Makassar

Terdakwa kasus dugaan korupsi sewa lahan negara bakal didudukan dalam kursi pesakitan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Lagi, Sidang Korupsi Sewa Lahan Negara Molor di Pengadilan Tipikor Makassar
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Terdakwa Asisten I Bidang Pemerintahan Pemerintah Kota Makassar, M Sabri (tengah) bersama Rusdin (kanan) dan Jayanti (kiri) mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Tipikor, Makassar, Rabu (2/8). Ketiganya didakwa atas dugaan korupsi penyewaan lahan negara seluas 39,9 meter persegi di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo kepada PT PP selaku pelaksana proyek New Port sebesar Rp500 juta pada 2015. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Sidang kasus dugaan korupsi sewa lahan negara yang mendudukan Asisten 1 Bidang Pemerintahan Kota Makassar, M Sabri kembali molor dari jadwal sidang.

Sabri dan dua terdakwa lainya, Rusdin serta Jayanti yang hadir di Pengadilan Negeri Makassar sejak pukul 11.00 Wita, namun hingga pukul 16.00 Wita, sidang belum dimulai.

Majelis hakim yang menyidangkan perkara belum hadir di ruang persidangan. Molornya persidangan belum diketahui. Namun informasi yang diperoleh Tribun, hakim yang sidang perkara ini sedang sibuk.

Terdakwa kasus dugaan korupsi sewa lahan negara bakal didudukan dalam kursi pesakitan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Makassar, Kamaria bahwa ketiga terdakwa akan saling bersaksi di Pengadilan.

"Hari ini akan diagendakan persidanganya," kata Kamaria.

Sabri ditetapkan sebagai terdakwa karena disebut melakukan tindakan dengan seolah-olah yang mengatas namakan pemerintah kota.

Ia memediasi proses sewa lahan tanpa sepengetahuan Walikota Makassar dalam kapasitasnya sebagai Asiten 1 Bidang Pemerintahan Pemkot Makassar.(*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help