TribunTimur/

Disambangi Buruh, Wali Kota Makassar Bakal Kaji Ulang UMK 2018

Usulan itu diajukan berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi Makassar sebesar 11,63 persen.

Disambangi Buruh, Wali Kota Makassar Bakal Kaji Ulang UMK 2018
dok tribuntimur.com
Ilustrasi 

TRIBUNTIMUR.COM, MAKASSAR -  Wali Kota Makassar M Ramdhan Pomanto bakal mengkaji ulang Upah Minimun Kota (UMK) 2018.

Hal itu setelah Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) dan Federasi Serikat Perjuangan Buruh Indonesia (FSPBI) menemui Danny Pomanto di rujab, Jl Penghibur, Kecamatan Ujung Pandang, Selasa (14/11/2017)

Dalam pertemuan tersebut, buruh mengusulkan UMK sebesar Rp 2.795.733.

"Tadi kita temui dan telah didisposisi, kepastiannya besok," kata Presiden KSN FSPBI Mukhtar Guntur K kepada TribunTimur.com.

Baca: Sah! UMK Makkassar Naik Rp 2,7 Juta

Usulan itu diajukan berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi Makassar sebesar 11,63 persen.

Sebelumnya, Dewan Pengupahan Makassar menggelar rapat pleno di Kantor Disnaker, Jl Pettarani, Kamis (9/11/2017).

Baca: Buruh Bakal Gugat UMK Kota Makassar Jika Pemkot Tetap Bandel

Pertemuan tersebut ditolak empat perwakilan buruh dan memilih walk out.

Pasalnya, Apindo dan pemerintah ingin menetapkan UMK berdasarkan surat edaran menteri, inflasi pertumbuhan ekonomi 8,71 persen, jika rupiahkan UMK sebesar Rp 2,722.000.(*)

Penulis: Nurwahidah
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help