TribunTimur/

Bupati Mamuju Sambut Peserta Kirab Pemuda Nusantara, Ini Harapannya

Kegiatan yang diawali dengan pelaksanaan apel besar Kirab Pemuda, turut dihadir Kapolda Sulbar

Bupati Mamuju Sambut Peserta Kirab Pemuda Nusantara, Ini Harapannya
nurhadi/tribunsulbar.com
Apel Kirab Pemuda Nusantara dan penyerahan bendera Kirab Pemuda Nusantara kepada Bupati Mamuju sebagai simbol kedatang di daerah persinggahan ke-11 peserta Kirab Pemuda Nusantara di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Bupati Mamuju H. Habsi Wahid membuka kirab pemuda nusantara dengan tegline berani bersatu di Anjungan Pantai Manakarra, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Sulbar, Selasa (14/11/2017).

Kegiatan yang dirangkaikan penerimaan secara resmi para perserta Kirab Pemuda Nusantara dari 34 Provinsi di Indonesai, dihadiri langsung oleh Sekertaris Deputi Pemberdayaan Pemuda Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesai I Gusti Ngurah Bagus Sucitra.

Kegiatan yang diawali dengan pelaksanaan apel besar Kirab Pemuda, turut dihadir Kapolda Sulbar, Wakil Bupati Mamuju Irwan SP Pababari, Kapolres Mamuju AKBP Muhammad Rivai Irvan, Dandim 1418 Mamuju Letkol Arh Muh. Imran, Kadis Pemuda dan Olahraga Sulbar Herdin dan Kadis Disdikpora Kabupaten Mamuju Hj. Murnaini selaku ketua Panitia pelaksana.

"Kegiatan ini diprakarsai oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga yang akan melintasi sekitar 72 Kabupaten dan Kota dari 34 Provinsi dan Mamuju merupakan salah satu Kabupaten yang menjadi locul persinggahan Kirab Pemuda Nuasantara 2017 ini," kata Habsi.

Ia berharap, kehadiran para peserta Kirab Pemuda Nusantara di Kabupaten Mamuju, dapat memperkuat rasa kebhinekaan. Sebab, kata Habis, satu hal yang tidak dapat kita ingkari adalah kita hidup ditengah keberagaman sehingga menuntut kita dapat saling menjunjung tinggi perbedaan.

"Keberadaan Kirab Pemuda ini menjadi penting karena para pemuda yang lahir dari berbagai latar belakang yang berbeda, sebab mereka harus memiliki pemahaman yang baik dalam menerima perbedaan sebagai kekuatan, serta memiliki tradisi toleran dalam menghadapi perbedaan," ujarnya.

"Sejak tanggal 13 November kemarin, para peserta Kirab Pemuda Nusantara dari 34 Provinsi hadir di Kabupaten Mamuju setelah melewati beberapa daerah atau Kabupaten/Kota. Selamat datang di bumi Manakarra, semoga kehadiran kalian dapat memberi bias positif dan menumbuhkan semangat kebangsaan dan rasa nasionaliseme yang kuat bagi para pemuda,"ucapnya.

Mantan Sekda Mamuju itu juga berharap, Kirab tersebut bukan hanya bermakna sebagai napak tilas biasa, tetapi lebih dari itu dapat menjadi napak tilas Kebhinekaan yang menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa dan menadi ajang promosi wisata lokal atau promosi potensi setiap daerah yang dijadikan sebagai locus persinggahan.

"Lewat kegiatan ini, semoga para pemuda dapat berbaur dengan baik tampa ada sekat perbedaan, mari kita tunjukan bahwa perbedaan ditanah air dapat menyatukan kita dalam suatu wadah NKRI. Saya berharap pengalaman yang baik di Mamuju dijadikan sebuah cerita ketikan melanjutkan kembali perjalan kedaerah lain," tuturnya.

Sementara Sekertaris Deputi Pemberdayaan Pemuda Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesai I Gusti Ngurah Bagus Sucitra, mengatakan, kegiatan ini merupakan gagasan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai suatu gagasan orisinil.

"Kirab Pemuda Nusantara ini terinspirasi dari kirab remaja, tentu nuansa dan maksudnya agar pemuda diantara pulau atau antara provinsi dapat menyatukan emosional sebagai suatu bangsa atau anak bangsa Indonesai ini," katanya.

"tentu dari Kirab Pemuda Nusantara ini, kita berharap para pemuda semakin saling memahami budaya yang ada di Kabupaten/Kota, Mamuju ini merupakan persinggahan ketujuh para peserta Kirab, untuk 2018 Pak menteri berhadap kegiatan ini sudah dapat mencakup seluruh Kabupaten/Kota di Indonesai,"ujarnya menambahkan.

Ia mengatakan, selama perserta kirab berada di Mamuju selama kurang lebih tiga hari, akan melaksanakan berbagai kegiatan seperti dialog kebangsaan, bakti sosial membersihan lingkungan di Mamuju seperti sungai dan akan mengunjungi beberapa pulau atau tempat wisata.

Selain itu, selama di Mamuju, Sulbar, para peserta Kirab Pemuda Nusantara juga akan menyelenggarakan beberapa jenis lomba seperti perlombaan seni dan budaya dan pameran kratif pemuda Sulbar 2017.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help