TribunTimur/

Bahas UMP, PPI dan KNPI Sulsel Undang Aktivis Buruh

Bertempat di Warkop Cappo, Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Provinsi Sulsel. Dialog ini terbuka untuk umum.

Bahas UMP, PPI dan KNPI Sulsel Undang Aktivis Buruh
TRIBUN TIMUR/ MUH ABDIWAN
Andi Aswadi (kiri) dan Arsony (kanan). tribun timur/muhammad abdiwan 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Poros Pemuda Indonesia (PPI) Sulawesi Selatan (Sulsel) bekerja sama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulsel akan menggelar dialog membahas kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2018, Kamis (16/11/2017) pekan ini.

Bertempat di Warkop Cappo, Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Provinsi Sulsel. Dialog ini terbuka untuk umum.

Sejumlah pihak terkait diundang sebagai pembicara. Di antaranya Ketua Harian KNPI Sulsel Arsony dan Presiden Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) Muhtar Guntur Kilat.

“Kami juga mengundang perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulsel, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulsel dan Polrestabes Makassar sebagai pembicara,” tulis Sekretaris PPI Sulsel Andi Aswadi via whatsApp, Selasa (14/11/2017).

Menurut Aswadi, kegiatan ini bertujuan untuk membuka ruang dialog, terkhusus organisasi buruh di Sulsel terkait kenaikan UMP dan pengaruhnya terhadap kesejahteraan pekerja di daerah ini.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulsel telah menetapkan UMP Sulsel 2018 senilai Rp 2,6 juta.

Keputusan tersebut ditandatangani Gubernur Sulsel Dr Syahrul Yasin Limpo SH MSi MH tertanggal 31 Oktober 2017.

Ketetapan UMP Rp 2,6 juta per bulan ini berlaku mulai 1 Januari 2018.

Bagi perusahaan yang tidak mampu melaksanakan ketetapan ini, dapat mengajukan penangguhan pelaksanaan UMP 2018.

UMP ini tidak berlaku bagi usaha kecil dan mikro (marginal) dengan aset kurang dari Rp 250 juta. (*)

Penulis: Jumadi Mappanganro
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help