TribunTimur/

1 Bandar dan 2 Kurir Narkoba Diringkus BNNP Sulbar, Begini Kronologinya

Ancaman hukumannya minimal lima tahun penjara dan maksimal 20 tahun dengan denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

1 Bandar dan 2 Kurir Narkoba Diringkus BNNP Sulbar, Begini Kronologinya
nurhadi/tribunsulbar.com
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulbar merilis hasil kegiatan operasi penidakan dan pengejaran tiga pelaku tindak pidana narkotika di Kantor BNNP Sulbar Jl Yos Sudarso Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Selasa (14/11/2017). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulbar merilis hasil kegiatan operasi penidakan dan pengejaran tiga pelaku tindak pidana narkotika di Kantor BNNP Sulbar Jl Yos Sudarso Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Selasa (14/11/2017).

Ketiga tersangka masing-masing berinisial SY (38), KY (38) dan KI (33).

SY merupakan warga Jl Urip Sumoharjo, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Sulbar, yang setiap hanya bekerja sebagai mekanik motor di salah satu bengkel dan diringkus di Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binagan, Sabtu 30 Oktober 2017.

KY merupakan warga Desa Kabuloang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, diringkus di Dusun Lemo, Desa Katumbangan, Kecamatan Campalagian, Polman, 31 Oktober 2017.

Baca: VIDEO: Bikin Takjub, Begini Aksi Kolone Senjata Brimob Polda Sulbar

Sedangkan KI merupakan warga Rappogading, Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polman, Sulbar, diringkus di Jl Poros Polman-Majene tepat di depan SPBU Lampoko, Minggu, 5 November 2017.

Dari penangkapan ketiganya, BNNP menyita dua saset sabu.

Kepada BNNP Sulbar Brigjen Pol Dedi Sutarya mengatakan, SY yang berperan sebagai penyedia atau bandar dijerat pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 huruf A undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Baca: Positif Narkoba, 5 Perempuan Hiburan Malam di Mamuju Terjaring Operasi BNNP Sulbar

Ancaman hukumannya minimal lima tahun penjara dan maksimal 20 tahun dengan denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

"Sementara KY dan KI yang berperan sebagai pengedar atau kurir hanya dikenakan pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara dan maksimal 20 tahun," jelas Dedi.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help