TribunTimur/

Putuskan Gantung Sepatu, Syamsul: Mungkin Saya Penyebab 12 Tahun PSM Tak Juara

Di sesi Jumpa pers, usai laga semalam, gelandang serang PSM ini mengeluarkan air mata, saat menyatakan niatnya “gantung sepatu”.

Putuskan Gantung Sepatu, Syamsul: Mungkin Saya Penyebab 12 Tahun PSM Tak  Juara
MUH ABDIWAN/TRIBUN TIMUR
Syamsul Chaeruddin saat laga PSM Makassar vs Madura United, Minggu (12/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Kemenangan 6-1 PSM Makassar atas Madura United, Minggu (12/11/2017) malam, sekaligus jadi laga terakhir Syamsul Chaeruddin di Juku Eja.

Syamsul mengakhir karier sepak bola profesionalnya setelah 12 tahun membela panji tim Ayam Jantan sebagai seorang kapten.

Di sesi Jumpa pers, usai laga semalam, gelandang serang PSM ini mengeluarkan air mata, saat menyatakan niatnya “gantung sepatu”.

“12 tahun saya membela PSM, saya sadar saya semakin tua. Mungkin kalau saya mundur, PSM akan juara,” ujarnya di samping pelatih PSM Robert Rene Albert.

CEO PSM Makassar Munafri “Appi” Arifuddin pun menyatakan siap memfasilitasi pria asal Pallangga, Gowa itu untuk melanjutkan karier sepakbola sebagai pelatih.

Hamka Hamzah memberikan ban kapten kepada Syamsul Chaeruddin saat laga PSM Makassar vs Madura United, Minggu (12/10/2017)
Hamka Hamzah memberikan ban kapten kepada Syamsul Chaeruddin saat laga PSM Makassar vs Madura United, Minggu (12/10/2017) (MUH ABDIWAN/TRIBUN TIMUR)

“Kita akan dorong Syamsul dapat lisensi kepelatihan,” ujar Appi, Senin(13/11/2017).

Dalam catatan Tribun, sepanjang musim Liga 1 2017, dari 34 laga hanya 5 kali, mantan pemain timnas ini dimainkan.

Sisanya, Syamsul duduk di bench pemain, bahkan lebih banyak tak diikutkan dalam laga tandang.

Syamsul hanya mencetak satu gol, saat PSM mengalahkan juara liga 2017, Bhayangkara FC, 2-1 di Mattoanging, pada akhir putaran pertama liga, 9 Juli 2017.

Halaman
123
Penulis: Alfian
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help