TribunTimur/
Home »

Bone

Petani Bone Utara Menjerit, Sudah 15 Hari Padinya Tak Dipupuk

Pupuk Urea dan ZA bersubsidi yang biasanya tersedia di distributor setempat jarang mereka dapatkan.

Petani Bone Utara Menjerit, Sudah 15 Hari Padinya Tak Dipupuk
int
pupuk

Laporan Wartawan TribunBone.com, Justang M

TRIBUNBONE.COM, DUA BOCCOE - Petani bagian Utara Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), khususnya Kecamatan Dua Boccoe kesulitan memperoleh pupuk sebulan terakhir.

Petani yang sedang memasuki musim tanam pascabanjir yang berbulan-bulan melanda sawah mereka mengaku sangat kesulitan mendapatkan pupuk jenis Urea dan ZA

Pasalnya, pupuk Urea dan ZA bersubsidi yang biasanya tersedia di distributor setempat jarang mereka dapatkan. Petani Desa Tawaroe, Kecamatan Dua Boccoe, Saidde menuturkan padi yang sudah sebulan ditanamnya belum pernah dipupuk.

Baca: Petani di Biringbulu Gowa Keluhkan Susahnya Dapat Pupuk

Baca: Pupuk Langka, Petani Luwu Utara Melapor ke Danrem 142 Tatag

"Pupuk ini kebutuhan pokok kami. Sudah sekitar sebulan ini kami kesulitan dapat pupuk di distributor. Saya punya padi usia sebulan, belum pernah dipupuk padahal 10 atau 15 hari sudah harus dipupuk," kata Saidde kepada tribunbone.com, Senin (13/11/2017).

Senada disampaikan petani asal Desa Solo, Kecamatan Dua Boccoe, H Rapi. Menurutnya kelangkaan pupuk mau tidak mau mengganggu pertumbuhan padi miliknya. "Biasa ada kemudian langsung habis lagi, kami kesulitan," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura Dan Perkebunan Kabupaten Bone, Sunardi Nurdin dan Kepala UPT Pertanian Kecamatan Dua Boccoe, A Mattalatta yang mencoba dikonfirmasi tribunbone.com belum merespon.(*)

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help