TribunTimur/
Home »

Bone

Besok, Nasib 17 Pelaku Pembunuhan di Ajangale Bone Diputuskan

Sebelumnya, pelaku didakwa dengan dakwaan pasal 170 ayat 2 ke 3 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 12 tahun.

Besok, Nasib 17 Pelaku Pembunuhan di Ajangale Bone Diputuskan
justang muhammad/tribunbone.com
Kasi Pidum Kejari Bone, Adnan Hamzah 

Laporan Wartawan TribunBone.com, Justang M

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT - Sebanyak 17 pelaku pembunuhan Kamaruddin Bin Mare (30), bakal kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Watampone, Jl MT Haryono, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kota Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (14/11/2017).

Ke-17 warga Desa Manciri Kecamatan Ajangale, yang duduk sebagai terdakwa, yakni Haji Sarafah, Saharuddin, Hasanuddin, Asse, Agu, Suka, Tuse, Katang, Aming, Hasan, Tani, Aris, La'sa, Rustan, Hammasah, Ridwandi, dan Daming.

Kasi Pidum Kejari Bone, Adnan Hamzah menuturkan agenda sidang mereka yakni pembacaan putusan para terdakwa.

Baca: Warga Malangke Luwu Utara Dikeroyok Orang Tak Dikenal di Palopo, Begini Kondisinya

''Kasus pembunuhan yang di Manciri jadwalnya besok dengan agendanya putusan," kata Adnan Hamzah yang juga JPU kepada tribunbone.com, Senin (13/11/2017).

Sebelumnya, pelaku didakwa dengan dakwaan pasal 170 ayat 2 ke 3 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 12 tahun.

Diketahui, Kamaruddin, warga Desa Tonrong Bulu, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, tewas dikeroyok di Dusun II Desa Manciri, Kecamatan Ajangale, Bone, Jumat 10 Maret 2017 lalu.

Baca: Polisi akan Gelar Rekontruksi Kasus Meninggalnya Mantan Babinsa Usai Dikeroyok di Parepare

Korban mendatangi para pelaku yang saat itu sedang mempersiapkan acara hajatan pernikahan datang mengacungkan badik sambil mengajak pelaku duel.

Tidak terima dengan perlakuan korban, para pelaku kemudian kemudian mengeroyok Kamaruddin menggunakan parang dan balok.(*)

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help