TribunTimur/
Home »

Gowa

7.000 Perempuan Gowa Serentak Lakukan Gerakan Periksa Payudara Sendiri

Kegiatan Germas ini dilaksanakan di 697 titik yang tersebar di 18 kecamatan, baik itu puskesmas setempat dan desa maupun kelurahan.

7.000 Perempuan Gowa Serentak Lakukan Gerakan Periksa Payudara Sendiri
HANDOVER
seorang perawat di Puskesmas Bajeng mempraktekan bagaimana cara mendeteksi gejala kanker payudara kepada ibu-ibu yang hadir. Kegiatan Germas ini serentak dilakukan di 697 titik baik kelurahan hingga desa 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA- Sebanyak 7.000 perempuan se Kabupaten Gowa serentak melakukan gerakan periksa payudara sendiri (Germas), Sabtu (11/11/2017).

Kegiatan Germas ini dilaksanakan di 697 titik yang tersebar di 18 kecamatan, baik itu puskesmas setempat dan desa maupun kelurahan.

Pencanangan Germas ini berlangsung di Puskesmas Bajeng, Kecamatan Bajeng.

Hadir Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Mussadiyah Rauf Mallagani yang secara langsung juga meresmikan pencanangan tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Gowa, dr. Hasanuddin dalam sambutannya menjelaskan gerakan periksa payudara sendiri ini dilakukan agar para perempuan bisa mendeteksi sejak dini jika menderita kanker.

"Kanker payudara adalah pembunuh nomor dua bagi perempuan setelah kanker rahim. Dengan gerakan periksa payudara sendiri bisa membantu perempuan kita untuk mengetahui gejala kanker tersebut," katanya dikutip dalam rilis yang diterima, Minggu (12/11/2017).

Germas ini dianjurkan dilakukan sebulan sekali usai masa menstruasi terjadi.

Penyakit tersebut banyak menyerang usia subur perempuan antara 16-49 tahun. Dan juga menyerang pasangan usia subur.

Mussadiyah Rauf usai meresmikan pencanangan Germas, mengatakan jika di Gowa sendiri sudah terjadi beberapa kasus kematian akibat kanker payudara.

Salah satunya di Kecamatan Manuju. Menurutnya ada enam kasus yang pernah terjadi.

"Tapi tidak terlalu tinggi. Inilah kenapa Germas ini kami lakukan untuk menambah pengetahuan perempuan mendeteksi dirinya apakah ada gejala atau tidak. Dengan demikian gejalanya bisa lebih cepat dicegah," ujarnya.

Dia pun menambahkan hal-hal yang harus diperhatikan untuk menghindarkan diri dari kanker payudara.

Yakni hindari merokok atau perokok, kurangi makanan berlemak dan rendah serat.

Yang perlu diwaspadai juga adalah melahirkan anak pertama dibawah umur 35 tahun dan pertama kali haid dibawah umur 12 tahun.(*)

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help