TribunTimur/

NH Aziz

NH-Aziz Janjikan Program Pendidikan Gratis Paripurna, 'Buku dan Seragam Sekolah Pun Gratis'

Kalau NH-Aziz jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, tidak boleh ada pungutan kepada masyarakat yang anaknya sekolah di tingkatan manapun

NH-Aziz Janjikan Program Pendidikan Gratis Paripurna, 'Buku dan Seragam Sekolah Pun Gratis'
Handover
Nurdin Halid 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-- Pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) menyiapkan program di bidang pendidikan yang komplet.

Tidak sekadar menyiapkan pendidikan dan perlengkapan sekolah gratis, pasangan nasionalis-religius itu juga menjamin hilangnya beragam pungutan di semua tingkatan sekolah lingkup Sulsel.

"Kalau NH-Aziz jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, tidak boleh ada pungutan kepada masyarakat yang anaknya sekolah di tingkatan manapun, baik SD, SLTP maupun SLTA," kata NH yang juga merupakan Ketua Harian DPP Golkar, Sabtu, 11 November.

NH mengungkapkan fenomena di Sulsel, meski biaya pendidikan sudah gratis, tapi tidak sedikit masyarakat yang kesulitan untuk menyekolahkan anaknya. Itu karena perlengkapan sekolahnya masih menjadi beban orangtua. Belum lagi, berbagai pungutan dengan aneka modus, mulai dari uang bangku hingga uang buku.

"Itu fakta di lapangan, ada istilah uang bangku sampai uang buku. Itu tidak boleh. Yang namanya pendidikan gratis harusnya bebas seluruh biaya, termasuk perlengkapan sekolah tidak usah dibebankan lagi kepada masyarakat," jelas Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) itu.

Bertolak dari permasalahan tersebut, NH-Aziz menyiapkan program pendidikan paripurna.

Selain menggratiskan biaya pendidikan, pihaknya akan memberikan secara cuma-cuma perlengkapan sekolah, meliputi seragam, topi, sepatu dan tas. Dengan begitu, masyarakat bisa lebih berhemat.

"Persoalan pendidikan dan perlengkapan sekolah gratis hingga menghilangkan pungutan biarkan menjadi urusan gubernur dan wakil gubernur maupun bupati dan wakil bupati. Masyarakat silahkan menikmati haknya untuk mendapatkan pendidikan sebagai amanat UUD 1945," pungkasnya.(*)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help