Liga 1

Dipukul Ofisial PSM, Lalu Kena Denda, Sukadana Kecewa Komdis. Kenapa Spaso Minta Maaf?

Striker Bhayangkara, Ilija Spasojevic, menjadi penentu kemenangan Bhayangkara FC atas Madura United, beberapa waktu lalu

Dipukul Ofisial PSM, Lalu Kena Denda, Sukadana Kecewa Komdis. Kenapa Spaso Minta Maaf?
YAN DAULAKA/BOLASPORT.COM
I Gede Sukadana 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gelandang Bali United, I Gede Sukadana, yang mengalami memar di kepalanya akibat kerusuhan di Stadion Mattoanging, Makassar, tidak terima dirinya juga ikut disanksi oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Dalam surat Komdis PSSI no 126/L1/SK/KD-PSSI/X/2017 tanggal 8 November 2017, I Gede Sukadana disanksi larangan bermain dua laga dan denda uang tunai Rp 50 juta.

Komdis PSSI menilai, Sukadana telah melakukan provokasi dengan mangacungkan jari tengah saat laga panas PSM Makassar lawan Bali United.

Sebelumnya, saat pertandingan, Sukadana sempat bersitegang dengan striker PSM, Ferdinand Sinaga. 

Saat kericuhan setelah pertandingan, Sukadana yang dianggap memprovokasi, menjadi sasaran oknum ofisial PSM. 

Bali United mengalahkan PSM 1-0 lewat gol Stefano Lilipaly di menit ke-95, yang sekaligus menutup peluang Hamka Hamzah dkk menjuarai Liga 1 2017.

Sebaliknya, kemenangan ini membuat peluang Bali United menjadi juara terbuka lebar.

Namun, keputusan Komdis PSSI memberi kemenangan bagi Bhayangkara FC karena Mitra Kukar menurunkan pemain yang sebenarnya dilarang tampil, membuyarkan harapan Bali United.

Mengenai sanksi itu, Sukadana mengatakan hukuman tersebut terkesan dipaksakan oleh Komdis PSSI.

Dilansir BolaSport.com dari bali.tribunnews.com, Sukadana menilai Komdis PSSI tidak mempunya bukti (foto dan video) yang kuat untuk tuduhan kepada dirinya tersebut.

Halaman
123
Editor: Insan Ikhlas Djalil
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved