VIDEO: Ikan Warga Jeneponto Mati, Ini Penjelasan Direktur PT Sinar Sukses Persada

Dirinya pun meyakini jika penyabab matinya ikan-ikan di tambak dan empang warga itu akibat adanya pencemaran limbah

TRIBUNJENEPONTO.COM, ARUNGKEKE - Banyaknya ikan yang ditemukan mati mendadak di empang warga Dusun Sambone-bone, Desa Bulo-Bulo, Kecamatan Arungkeke, Jeneponto, cukup meresahkan warga.

Pantauan TribunJeneponto.com, Jumat (10/11/2017) siang, nampak air di sejumlah empang warga terlihat berwarna hitam kecoklatan disertai bau menyengat.

"Kemarin ini banyak ikan yang mati termasuk di tambak saya, termasuk juga itu bau busuk yang menyengat ke rumah warga dari saluran pembuangan limbah perusahaan," kata seorang warga Firman (50)

Dirinya pun meyakini jika penyabab matinya ikan-ikan di tambak dan empang warga itu akibat adanya pencemaran limbah perusahaan tambak udang PT Sinar Sukses Persada.

"Artinya pak kan sebelum ada ini perusahaan ikan-ikan kita tidak ada yang mati, baru setelah tiga bulan ini ada ikan yang mati," ujar Firman.

TribunJeneponto.com bersama sejumlah awak media pun mencoba mengkonfirmasi pihak PT Sinar Sukses Persada terkait tudingan warga itu.

Saat tiba digerban masuk perusahaan tambak udang itu, awak media sempat dilarang masuk oleh petugas sebelum akhirnya diterima Direktur PT Sinar Sukses Persada, Albert.

Albert yang dikonfirmasi pun membantah jika pihaknya telah melakukan pencemaran lingkungan di sekitar areal tambak.

"Tadi kebetulan begini, dari Pemerintah sendiri dari Tataruang apa semua sudah datang dan sudah datang dia melihat tidak ada masalah," kata Albert.

Namun, pihaknya membenarkan matinya sejumlah ikan yang ada disaluran limbah hingga ke tambak warga disebabkan dari operasi perusahaannya.

Halaman
12
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved