TribunTimur/

Dokter Pencabut Nyawa - Pemeriksaan Polisi: Urine dr Helmi Positif Zat Benzodiazephine

Hasil pemeriksaan di laboratorium, urin tersangka dr Helmi positif mengandung obat terlarang jenis benzodiazephine.

Dokter Pencabut Nyawa - Pemeriksaan Polisi: Urine dr Helmi Positif Zat Benzodiazephine
Warta Kota/Joko Supriyanto
Suami tembak istrinya sendiri yang berprofesi sebagai dokter. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Satu per satu fakta penyebab tindakan nekat dr Ryan Helmi (41) menembak mati istrinya dr Letty Sultri (46) tahun mulai terkuak.

Hasil pemeriksaan di laboratorium, urin tersangka dr Helmi positif mengandung obat terlarang jenis benzodiazephine.

Apa itu benzodiazephine?

Baca: 5 Fakta dr Helmi, Spesialis Kecantikan Tega Tembak Mati dr Letty Istrinya, No 3 Beauty Is Priceless

Baca: TERPOPULER - Pengumuman Lulus CPNS Kemenkumham, Ditipu di FB, dan Kahiyang Ayu

Benzodiazepine adalah obat yang dikategorikan sebagai obat psikoaktif.

Obat ini biasanya digunakan untuk mengatasi gejala gangguan psikologi seperti gangguan kecemasan (anxiety disorder) dan insomnia.

Polisi masih mengechek kembali urine pelaku untuk memastikan soal obat-obatan itu. "Saya masih menunggu informasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (10/11/2017).

Dalam pemeriksaan, pelaku memang sempat memberikan keterangan yang tak konsisten saat memberikan keterangannya kepada penyidik.

dr Ryan Helmi (41), dokter spesialis kulit dan kecantikan pelaku utama pembunuhan istrinya dr Letty (46)
dr Ryan Helmi (41), dokter spesialis kulit dan kecantikan pelaku utama pembunuhan istrinya dr Letty (46) (Internet)

"Belum tau apaklah dia shock atau enggak, kami belum tau ya," tambah Argo.

Halaman
1234
Penulis: Hasan Basri
Editor: Mansur AM
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help