Dapat Sanksi dari PSSI, Ketua Panpel: Ini Berat, Tapi Jadi Pembelajaran

Ketua panpel Ali Gauli Arief mengaku sanksi yang diberikan Komdis PSSI ke PSM memang cukup berat.

Dapat Sanksi dari PSSI, Ketua Panpel: Ini Berat, Tapi Jadi Pembelajaran
TRIBUN TIMUR/ILHAM MULYAWAN
Suasana di Stadion Mattoanging Andi Mattalatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (6/11/2017), usai laga antara PSM Makassar Vs Bali United. PSM kalah, terjadi lemparan botol ke arah lapangan. 

‎Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Mulyawan

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua panpel Ali Gauli Arief mengaku sanksi yang diberikan Komdis PSSI ke PSM memang cukup berat.

Kerugian materil maupun imateril bakal dialami. Dari segi materil pemasukan dari penjualan tiket bisa dipastikan tidak ada jika tanpa penonton maupun Suporter

"Makanya, dengan adanya banding, kami harap ada keringanan sanksi dan denda. Tentu saja ini sangat berat," kata Ali. Ia meminta komdis menimbang efek dari sanksi tersebut.

Baca: Terkait Kericuhan di Mattoangin Saat Laga Kontra Bali United, Ini Sanksi Berlapis yang Diterima PSM

Tak hanya membuat pedagang sekitar stadion kehilangan pendapatan, tetapi juga masyarakat Makassar yang dikenal penyuka olahraga dan PSM, bakal kehilangan hiburan laga sepakbola.

"Dan kedepannya, kami berharap ini semua jadi pembelajaran. Tidak hanya bagi kami panpel, tapi juga tim, suporter hingga penonton agar jangan mudah terpancing emosi, jangan terpancing provokasi karena efeknya sangat merugikan tentunya,"ia menambahkan.

Baca: PSSI Jatuhi Sanksi Berat untuk PSM, Koordinator KVS: Tidak Fair!

Terkait sanksi yang diberi kepadanya, Ali pasrah dan menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen. "Semoga banding itu diterima,"ujar dia.

Saat ini pihak manajemen PT Persaudaraan Sepakbola Makassar, telah mengajukan banding ke Komisi Banding agar hukuman dapat diringankan dengan melampirkan bukti2 yang dimiliki.

Halaman
12
Penulis: Ilham Mulyawan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help