TribunTimur/

Pemain Biola Cantik Asal Korea ini Bakal Meriahkan Konser Mozart Juveniles Art

Lahir di Cheonan, Korea Selatan, Seul Bi Lee belajar biola di usia 5 tahun dibawah bimbingan Prof Kyung Ik Hwang (Presiden Asia Suzuki Association).

Pemain Biola Cantik Asal Korea ini Bakal Meriahkan Konser Mozart Juveniles Art
handover
Seul Bi Lee 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Konser yang akan digelar Maestoso Musik bertajuk Mozart Juveniles 2017 di Alamanda Ballroom Hotel Aryaduta pada Minggu 5 November mendatang digadang-gadang menjadi konser paling meriah lantaran kehadiran seorang pemain biola asal Korea Seul Bi Lee.

"Seul Bi Lee dikenal sebagai seorang pemain biola yang mahir dan terampil dalam berbagai genre, baik sebagai solis, maupun pemusik kamar," kata Owner Maestoso Musik, Edwin Eduard melalui rilisnya ke Tribun Timur, Selasa (31/10/2017).

Lahir di Cheonan, Korea Selatan, Seul Bi Lee mulai belajar bermain biola di usia 5 tahun dibawah bimbingan Prof Kyung Ik Hwang (Presiden dari Asia Suzuki Association).

Di masa mudanya, sebagai solis ia telah diundang mengikuti tur konser di Korea Selatan, Jepang, Singapura, Taiwan, dan Australia; di antaranya menampilkan Dvoƙák Violin Concerto in a minor op. 53 di Sydney (Australia), Paganini Violin Concerto No1 in D Major op. 6 di Taipei (Taiwan) dan Saint-Saëns Violin Concerto No. 3 in b minor op. 61 di Daejeon (Korea Selatan). Di usia yang sangat muda ia juga telah memenangkan berbagai kompetisi biola tingkat nasional di Korea Selatan.

Pada usia 19 tahun, Seul Bi memulai pendidikan musiknya dengan bimbingan Prof Elisabeth Weber dan meraih gelar Diplom Allgemeine Künstlerische Ausbildung (AKA) dari Musikhochschule Lübeck, Jerman.

Seul Bi Lee juga telah berguru pada concert master Philharmonisches Orchester der Hansestadt Lübeck, Carlos Johnson, yang merupakan salah satu murid dari Prof. Tibor Varga. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan musiknya pada Prof. Wolfgang Rausch di Robert Schumann Hochschule Düsseldorf, dan berhasil meraih gelar Master of Music dengan predikat sehr gut (sangat baik).

Karena kecintaannya pada musik kamar, ia juga merperdalam ilmunya pada Auryn Quartett di Hochschule für Musik Detmold. Sebagai pemusik kamar, ia adalah salah satu anggota dari Spielwerk Kammerensemble dan Neues Kammerorchester Düsseldorf.

Ia juga telah tampil di gedung-gedung konser kenamaan dunia seperti Musik und Kongresshalle Lübeck, Rudolf Oetker Halle dan Berliner Philharmonie. Ia juga telah diundang untuk tampil pada Beethovenfest Bonn Festival dan Brahms Festival Lübeck.

Selama musim panas, ia juga berguru pada pemain biola kenamaan dunia, seperti Prof Vladimir Ivanov di Moscow Tchaikovsky Conservatory Summer Music Camp, Prof Igor Oistrakh di Mozarteum International Summer Academy (Austria) dan Prof Heime Müller di Oberstdorfer Musiksommer (Jerman).

Pengalaman sebagai anggota permain orkes di Jerman pun telah ditempuhnya, seperti di Philharmonisches Orchester der Hansestadt Lübeck, Osnabrücker Symphonieorchester dan Das Symphonische Orchester des Landestheaters Detmold. Sejak tahun 2012 hingga 2016, ia merupakan anggota dari Bielefelder Philharmoniker. (*)

Penulis: Nurul Adha Islamiah
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help