Sungguh Mulia, Polisi Ini Sisihkan Sebagian Gaji Demi Bangun Masjid di Pedalaman Maros

Karena prihatin dengan warga jika ingin menunaikan Salat Jumat, warga harus meninggalkan kampungnya.

Sungguh Mulia, Polisi Ini Sisihkan Sebagian Gaji Demi Bangun Masjid di Pedalaman Maros
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Warga lereng gunung di Dusun Bonto Panno, Desa Laiya, Kecamatan Cenrana, Maros bergotong royong untuk membangun masjid. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Warga lereng gunung di Dusun Bonto Panno, Desa Laiya, Kecamatan Cenrana, Maros sudah memiliki masjid untuk beribadah. Warga Dusun ini, sudah puluhan tahun tidak memiliki masjid.

Pembangunan masjid tersebut diinisiasi oleh Bhabinkamtibmas Laiya, Brigpol Eko Dodi. Proses pembangunan masjid dilakukan oleh warga setempat.

Eko Dodi mengatakan, Senin (30/10/2017) pembangunan masjid dilakukannya karena prihatin dengan warga saat akan beribadah. Jika akan menunaikan Salat Jumat, warga harus meninggalkan kampungnya.

"Warga disini harus berjalan kaki sekitar tiga kilometer untuk ke masjid. Kasihan warga. Hal inilah yang membuat saya berniat untuk membangun masjid," katanya.

Dalam pembangunan tersebut, Eko Dodi menyisihkan sebagian gajinya, lalu dikumpul dengan bantuan dari warga maupun donatur lainnya.

Pembangunan masjid yang dilakukannya, merupakan bagian dari program Kapolri yakni Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter)

"Meski belum rampung, namun masjid sudah digunakan oleh warga sejak Ramadan lalu," katanya. (*)

Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help