Korupsi Dana Kementerian hingga Rp 2 M, Kejaksaan Kembali Panggil Ketua KSP Agung Lestari

Ia dipanggil setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana bantuan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB)

Korupsi Dana Kementerian hingga Rp 2 M, Kejaksaan Kembali Panggil Ketua KSP Agung Lestari
net
ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Kejaksaan Negeri Cabang Makassar kembali melayangkan pemanggilan pemeriksaan terhadap Ketua Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Agung Lestari, Rudianto.

Ia dipanggil setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana bantuan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) untuk Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) tahun 2011-2013.

"Sudah kita panggil lagi untuk pemeriksaan minggu depan," kata Kepala Kejaksaan Cabang Negeri Makassar, A. Irfan, kepada Tribun, Jumat (27/10/2017).

Menurut Irfan bilang mana pemanggilan ini masih dihiraukan, kemungkinan Kejaksaan mengambil tindakan tegas dengan melakukan pemanggilan paksa.

"Nanti tim yang simpulkan. Yang jelas kita panggil secara patut dlu , sesuai ketentuan kuhap," tuturnya.

Rudianto ditetapkan sebagai tersangka, karena diduga terlibat dalam penyalagunaan penyaluran bantuan dana sebesar Rp 2 miliar yang tidak sesuai dengan peruntukanya.

Modusnya, KSP itu mendapat dana LPDB tahun 2013 sebanyak Rp 2 miliar, namun tidak disalurkan sesuai peruntukan.

Bantuan diperoleh semestinya digunakan untuk kepentingan masyarakat justru digunakan demi kepentingan pribadi yakni membeli ruko.

Tidak hanya itu, Koperasi itu yang menerima bantuan ini adalah koperasi abal abal. Koperasi segaja dipalsukan dokumennya demi mendapatkan bantuan dana bergulir dari LPDB pusat.

"Pembentukannya pun tidak sesuai aturan, hanya abal-abal," tegas A Irfan.

Atas perbuatanya Koperasi tersebut merugikan keuangan negara sebesar Rp 1,5 Miliar.(*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help