Public Services

Perubahan Sistem Pembayaran Uang Elektronik di Tol Sebabkan Macet Parah

Perubahan sistem pembayaran dari tunai ke elektronik pada loket tol, mengakibatkan kemacetan sangat parah

Perubahan Sistem Pembayaran Uang Elektronik di Tol Sebabkan Macet Parah
TRIBUN TIMUR/MUH ABDIWAN
Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) bersama pihak perbankan melakukan Sosialisasi penggunaan uang elektronik (Unik) di gerbang Galuku Bodoa lurusan Jl AP Pettarani Makassar Jumat (22/9). Mulai Oktober 2017, pemerintah akan memberlakukan sistem transaksi non-tunai di seluruh gerbang tol demi mengurangi kemacetan sebagai imbas dari transaksi di pintu tol. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Nurul Adha Islamiah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - "pengelola jalan tol", Perubahan sistem pembayaran dari tunai ke elektronik pada loket tol, mengakibatkan kemacetan sangat parah, sudah berlangsung beberapa hari ini, menghabiskan waktu, energi (terutama BBM) dan polusi. Sementara pengelola tol belum mencari penyebab & solusinya. Dari pantauan saya salah satu penyebab ialah petugas tol "Menjual Unik2" di Jalan menyebabkan terhambatnya laju kendaraan & adanya "Papan bicara" sebelum gerbang yg tdk jelas ( jalur khusus unik tapi bisa jga secara tunai) saran saya mending dicabut saja. Semoga cepat normal kembali. Kepada TRIBUN TIMUR terimakasih atas termuatnya pengaduan ini.

+6282290241xxx

Jawaban:

Terima kasih atas laporannya.

Berdasarkan Kepmen PUPR, No: 16/PRT/M/2017 tentang transaksi tol non tunai di jalan tol, maka pembayaran tol menggunakan Uang Elektronik (UNIK) diharapkan diterapkan 100 % Pada seluruh ruas jalan tol di Indonesia Pada 31 Okt 2017. Proses sosialisasi dilaksanakan sejak beberapa bulan lalu, dan sejak pertengahan september dilakukan pentahapan pengguaan UNIK di Jalan Tol Makassar, dengan memberlakukan masing2 satu gardu tol hanya Menerima UNIK pada semua gerbang tol. Pentahapan ini dilanjutkan menjadi 2 gardu tol pada gerbang tol yg memiliki banyak gardu tol. Sejak awal Oktober pentahapan ditingkatkan menjadi Gardu Tol Otomatis (GTO) dimana kartu UNIK di tap sendiri oleh Pengendara.

Untuk mencapai penggunaan UNIK 100 % pada tanggal 31 oktober, masing2 ruas tol akan menerapkan secara bertahap selama bulan oktober ini, dan Jalan Tol Makassar ditargetkan dapat diterapkan 100 % pada tgl 16 oktober.

Proses sosialisasi yg sedang dilaksanakan di Jalan Tol Makassar, membutuhkan dukungan dan kerjasama dari semua pihak, terutama masyarakat pengguna jalan tol. Dengan segera beralih menggunakan UNIK. Penjualan UNIK yg dilakukan oleh Pihak Perbankan penyedia kartu, merupakan upaya dari BANK dan Pengelola Jalan Tol untuk memudahkan masyarakat mendapatkan kartu UNIK Perdana, yg selanjutnya dapat dipakai untuk langsung transaksi.

 Masyarakat pengguna jalan Tol Dapat memilih kartu UNIK dari 5 Bank Penyedia UNIK dari BCA (FLAZZ), BNI (TAPCASH), BRI (BRIZZI), Bank Mandiri (E-Money), BTN (BLINK). (*)

Ismail Malliungan

Direktur Teknik dan Operasi PT. JALAN TOL SEKSI EMPAT dan PT. BOSOWA MARGA NUSANTARA.

Penulis: Nurul Adha Islamiah
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help