TribunTimur/

Kasus Sewa Lahan Negara di Buloa

Tinggalkan Ruang Sidang, Jaksa Jadwalkan Periksa Ulang Plt Sekda dan Camat Tamalate

Sejumlah saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) meninggalkan ruangan persidangan Pengadilan

Tinggalkan Ruang Sidang, Jaksa Jadwalkan Periksa Ulang  Plt Sekda dan Camat Tamalate
TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi sewa lahan negara yang mendudukan Asisten 1 Bidang Pemerintahan Kota Makassar, M Sabri dan dua warga Rusdin serta Jayanti ditunda pekan depan. Penundaan persidangan lantaran empat saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) meninggalkan Pengadilan Negeri Makassar, Senin (24/10/2017) tanpa mengikuti proses persidangan. 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar mengagendakan ulang sidang mendengarkan keterangan sejumlah saksi dalam kasus dugaan korupsi sewa lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo.

Ini terjadi, lantaran sejumlah saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) meninggalkan ruangan persidangan Pengadilan, Senin (23/10/2017).

Saksi yang dimaksud adalah Pelaksana Tugas Sekda Pemkot Makassar, Bakso Amiruddin, Camat Tamalate, Hasan Sulaiman (mantan camat Tallo), dan dua saksi ahli, Sri winarsi (ata hukum agraria) dan Siswo Sujanto.

"Kamis depan kita akan agendakan ulang," kata JPU, Kamaria.

Para saksi ini meninggalkan ruang persidangan, karena mereka lelah menunggu hampir enam jam lebih. Mereka datang sejak pukul 10.00 Wita, namun sampai pukul 16.00 Wita sidang belum dimulai.

"Mereka pulang satu satu, karena kita datang sejak pukul 10 tapi belum dimulai," ujar Kamaria.

Molornya persidangan itu, disebabkan majelis hakim yang menyidangkan perkara baru datang sejak habis salat Magrib. Majelis hakim itu antara lain Bonar Hariandja, Abd Razak dan Cenning Budiana.(*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help