TribunTimur/

Anda Penyuka Mie Kering? Ternyata Ini Dia Sosok Pencipta Resepnya

Selain Coto Makassar dan Sop Konro, Mie Kering adalah kuliner wajib yang harus Anda coba saat berkunjung ke Makassar.

Anda Penyuka Mie Kering? Ternyata Ini Dia Sosok Pencipta Resepnya
Mie Titi 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

 TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Selain Coto Makassar dan Sop Konro, Mie Kering adalah kuliner wajib yang harus Anda coba saat berkunjung ke Makassar.

Mie Kering yang juga dikenal dengan nama Mie Titi ini adalah makanan yang terbuat dari mie yang digoreng kering dan disiram dengan dengan kuah kental panas yang berisi ayam, udang, bakso, dan sayur sawi.

Kabid Destinasi Pariwisata Makassar Andi Karunrung  mengatakan,Mie Titi pertama kali diperkenalkan oleh Ang Kho Tjao yang merupakan seorang warga keturunan China yang tinggal di Makassar.

Ia meracik makanan ini dengan mengadopsi resep kuno China, I Fu Mie. Ia pun menambah cita rasa bawang putihnya yang pekat dalam olahan Mie Titi hingga menjadi  makanan popular bagi masyarakat Makassar.

Titi sendiri, adalah nama panggilan Ang Kho Tjao yang berati adik laki-laki. Ia pun mewariskan resep kuliner ini kepada ketiga anaknya, Hengky, Awa, dan Titi. Makanan ini pun mulai dikenal sejak tahun 1970-an.

Aslinya mie titi ini merupakan mie panggang, tidak digoreng dan berbahan dasar ayam kampung yang dimasak utuh per ekor dengan tujuan agar dapat memperoleh kuahnya sekaligus daging ayam yang telah matang.

Setelah proses pemasakan ayam yang utuh ini selesai, daging ayam dipisahkan dengan tulangnya kemudian dicincang dalam ukuran tertentu.

Proses memasak mie titi pun dulunya menggunakan kayu bakau. Tetapi karena sulitnya mendapatkan kayu bakau maka digantilah dengan arang.

Mie Titi saat ini sudah masuk dalam daftar ikon kuliner Makassar yang diakui oleh Kementerian Pariwisata RI.

Di Makassar, Mie Titi banyak di jual oleh turunan Tionghoa, serta beberapa pedagang asal Bugis yang membuka usaha restoran di Makassar.

Penasaran dengan Mie Titi, ayo ke Makassar!

Penulis: Saldy
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help