Road Race Kejurda Seri IV di Barru Telan Korban, Satu Meninggal, Satunya Lagi Kritis

Warga jalan Cumi-Cumi meninggal dunia usai ditabrak pebalap saat sedang asik menonton pertandingan.

Road Race Kejurda Seri IV di Barru Telan Korban, Satu Meninggal, Satunya Lagi Kritis
akbar hs/tribunbarru.com
Korban yang mengalami patah di bagian tangan kanannya akibat insiden di road race Kejurda Seri IV, mendapat perawatan di RSUD Barru, Minggu (22/10/2017). 

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU.COM, BARRU - Road Race Kejurda Seri IV di Sirkuit Sumpang Binangae, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), menelan korban jiwa, Minggu (22/10/2017).

Hade (61), warga jalan Cumi-Cumi, kelurahan Sumpang Binangae, meninggal dunia usai ditabrak pebalap saat sedang asik menonton pertandingan.

Korban meninggal diperjalanan sebelum tiba di RSUD Barru. Informasi yang dihimpun, kecelakaan maut itu terjadi saat race pertama peserta road race kelas MP5 150 CC 4 TAK standar baru saja dimulai.

Baca: VIDEO: Begini Keseruan Road Race Kejurda Seri IV di Sirkuit Barru

Sedikitnya ada tiga pebalap yang terjatuh di tikungan pertama atau tepatnya di dekat SD Inpres Sumpang Binangae.

Akibat insiden tersebut, dua penonton yang merupakan warga setempat ditabrak, salah satunya Hade. Korban lainnya atas nama Fahrul.

Korban yang meninggal mengalami pendarahan hebat di bagian kepala dan saat ini dibawa ke rumahnya untuk disemayamkan.

Sementara Fahrul kritis dan saat ini berada di RSUD Barru. Selain korban dari penonton, pebalap atas nama Andi Chaerawan (13) asal Bulukumba mengalami patah di bagian tangan kanannya, juga dilarikan ke RSUD Barru.

Baca: Ada Road Race Kejurda IV di Sumpang Binangae Barru

Koordinator keamanan lintasan dari Polres Barru, Kompol Akbar Usman mengatakan, pihak keamanan sebelumnya sudah memberi peringatan kepada seluruh penonton agar tidak mendekat di area lintasan.

"Kita sudah menegur dan menertibkan seluruh penonton untuk tidak mendekat di area dekat lintasan, utamanya area yang rawan jatuh pembalap seperti tikungan. Namun musibah tetap saja tak terhindarkan," kata Akbar kepada tribunbarru.com.

"Untuk selanjutnya kita akan melakukan evaluasi agar hal seperti ini tidak terjadi lagi," lanjutnya.(*)

Penulis: Akbar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved