Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Tanpa 3 Pemain Kunci, PSM Tidak Ingin Dihantui Kekhawatiran

Menghadapi tuan rumah Bhayangkara FC (BFC), Kamis (19/10/2017) PSM tidak diperkuat 3 Pemain Kunci

Penulis: Ilham Mulyawan | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Pemain PSM Makassar, Ferdinand Sinaga. PSM Makassar pesta gol ke gawang Semen Padang dalam lanjutan Liga 1. Juku Eja (julukan PSM) menang 4-0 atas Semen Padang di Stadion Andi Mattalatta, Senin (2/10/2017). Berkat kemenangan ini, PSM naik satu peringkat ke posisi ketiga dengan merangkum 52 poin. tribun timur/muhammad abdiwan 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Mulyawan

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Menghadapi tuan rumah Bhayangkara FC (BFC), Kamis (19/10/2017) PSM tidak diperkuat Rizky Pellu, Ferdinand Sinaga dan Titus L Jhon Bonai. Pellu dan Ferdinand kena sanksi akumulasi kartu kuning, sementara Tibo kabarnya tengah cedera.

Dari daftar 18 nama pemain yang dibawa Ke Bekasi hari ini, Selasa (17/10/2017) tidak ada nama ketiga pemain tersebut. Meski begitu, Pelatih Robert Rene Alberts tidak ingin khawatir. Menurutnya inilah resiko dari sepakbola.

‎"Tidak ada masalah, kita persiapkan pemain lainnya untuk mengisi kekosongan itu,"ujar Robert.

Untuk posisi Rizky Pellu, ada M.Arfan yang juga cakap. Bermain di posisi gelandang bertahan, adapula Ridwan Tawainella yang juga cakap bermain di posisi tersebut.

Sementara di lini depan, untuk mengantisipasi‎ absennya Ferdinand dan Tibo, Robert punya. M Rahmat, Ghozali Siregar hingga Pavel Purishkin.

Secara khusus, pelatih berkebangsaan Belanda itu memuji Pavel Purishkin selaku pencetak gol kemenangan atas Persib. Robert juga memberi kredit khusus ke gelandang PSM, Rizky Pellu.

Ia menyebut mantan punggawa Timnas Indonesia tersebut telah menjadi bagian penting permainan PSM di lini tengah.

"Pada putaran kedua ini, Rizky Pellu telah menjadi instrumen penting di lini tengah kami, ia bermain baik di pertandingan kali ini," puji Robert.

"Pertandingan selanjutnya kita kehilangan mereka. Elemen seperti itu (akumulasi kartu) yang menjadi keberuntungan bagi Bhayangkara. Kita berharap saja bayangkara juga mendapat masalah yang sama," kata mantan pelatih Arema in‎i. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved