TribunTimur/

Kasus Sewa Lahan Negara di Buloa

Tanggapi Kesaksian Danny Pomanto, Ini Kata M Sabri

M Sabri selaku terdakwa dalam kasus dugaan korupsi sewa lahan negara di Kelurahan Buloa

Tanggapi Kesaksian Danny Pomanto, Ini Kata M Sabri
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Terdakwa Asisten I Bidang Pemerintahan Pemerintah Kota Makassar, M Sabri (tengah) bersama Rusdin (kanan) dan Jayanti (kiri) mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Tipikor, Makassar, Rabu (2/8). Ketiganya didakwa atas dugaan korupsi penyewaan lahan negara seluas 39,9 meter persegi di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo kepada PT PP selaku pelaksana proyek New Port sebesar Rp500 juta pada 2015. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Asisten 1 Bidang Pemerintahan Kota Makassar, Muh Sabri menanggapi kesaksian Wali Kota Makassar, Danny Pomanto dalam persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar, Senin (16/10/2017).

Namun sebelum mengajukan tanggapan, M Sabri selaku terdakwa dalam kasus dugaan korupsi sewa lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Buloa meminta izin ke majelis hakim.

"Mohon izin yang mulia, apakah saya harus panggil saksi atau saya panggil beliau sebutan sebagai atasan saya," kata Sabri di ruang persidangan.

Sabri dalam persidangan membenarkan tidak memberitahukan kepada Wali Kota seputar masalah dalam perjanjian sewa lahan Buloa antara PT PP dan penggarap lahan.

Sekedar diketahui Sabri ditetapkan sebagai terdakwa karena disebut melakukan tindakan dengan seolah-olah yang mengatas namakan pemerintah kota, tanpa sepengetahuan Walikota Makassar dalam kapasitasnya sebagai Asiten 1 Bidang Pemerintahan Pemkot Makassar. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help