PSM Makassar

Begini Cara LAJ Motivasi Pemain PSM Makassar

Panglima LAJ, Uki Nugraha alias Daeng Uki menjelaskan bahwa baliho raksasa ini murni kreativitas para anggota LAJ.

Begini Cara LAJ Motivasi Pemain PSM Makassar
HANDOVER
Gambar Ayam Jantan raksasa nampak terpasang di area tribun bagian Utara, tepatnya depan tribun terbuka yang biasa ditempati kelompok suporter Laskar Ayam Jantan (LAJ) saat laga PSM melawan Persib Bandung di Stadion Mattoanging, Minggu (15/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Mulyawan

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Saat laga PSM melawan Persib Bandung di Stadion Mattoanging, Minggu (15/10/2017) petang lalu, sebuah gambar Ayam Jantan raksasa nampak terpasang di area tribun bagian Utara, tepatnya depan tribun terbuka yang biasa ditempati kelompok suporter Laskar Ayam Jantan (LAJ).

Terlihat 'Ayam Jantan' itu tengah memegang sebuah piala, lalu ada caption atau keterangan dibawanya dengan bunyi 'Kembalikan Kejayaan Itu'. Tulisan ini juga berukuran raksasa dengan panjang 48 meter. Sementara gambar Ayam itu hanya punya tinggi 20 meter dan panjang 10 meter saja.

‎Panglima LAJ, Uki Nugraha alias Daeng Uki menjelaskan bahwa baliho raksasa ini murni kreativitas para anggota LAJ. Ia sendiri bahkan tidak mengetahui jika hal seperti ini yang bakal dilakukan anggotanya.

Ia bercerita, awalnya ia menggelar rapat dengan para anggota LAJ dengan tujuan untuk membuat sesuatu, sebagai bentuk dukungan kepada tim, agar kian termotivasi di sisa laga ‎Liga 1 dalam perburuan gelar juara musim ini.

"Setelah berembuk, para anggota sendiri yang kemudian berinisiatif karena saya menyerahkan sepenuhnya kepada mereka. Saya saja baru tahu begini yang akan ditampilkan saat ada di stadion,"‎jelas dia.

Ayam Jantan memegang piala itu, kata Uki sebagai pemicu motivasi dan semangat pemain, agar gelar juara bisa direbut musim ini. Peluang tetap besar walau poin masih tertinggal dari pemuncak klasemen sementara, Bhayangkara FC.

"Lalu tulisan dibawahnya itu bermakna agar kejayaan tim ini di kancah persepakbolaan nasional bisa kembali lagi,"ia menambahkan. Baliho raksasa ini dikerjakan hanya dalam tempo dua pekan saja dan memakan biaya tidak sedikit untuk ukuran suporter.

Namun karena rasa saling memiliki serta loyalitas kepada tim, segala kendala bisa ditepikan."Teman-teman di LAJ dari berbagai sektor turut memberikan sumbangsihnya. Tapi berapa banyak (dana) habis, tidak usah diungkapkan. Paling penting adalah kami ingin kejayaan itu kembali lagi,"ppungkasnya.

Penulis: Ilham Mulyawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help