TribunTimur/

Soal Kebijakan Aktivasi Kartu SIM, Ini Komentar Manager Grab Makassar

Hanya saja, menurutnya, pemerintah wajib melakukan menjabarkan dan mensosialisasikan secara luas.

Soal Kebijakan Aktivasi Kartu SIM, Ini Komentar Manager Grab Makassar
City Manager Grab Makassar, Akmal Chaer 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- City Manager Grab Makassar, Akmal Chaer menanggapi positif kebijakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) terkait kewajiban mengaktivasi kartu SIM menggunakan data lengkap berdasarkan KTP maupun Kartu Keluarga.

"Secara pribadi setuju-setuju saja, langkah-langkah yang diambil oleh kominfo terkait pendataan tersebut pastinya memiliki tujuan tertentu dan pastinya kita harus berpandangan positif terhadap hal tersebut," terangnya.

Hanya saja, menurutnya, pemerintah wajib melakukan menjabarkan dan mensosialisasikan secara luas.

"Mungkin kominfo hanya perlu menjabarkan secara detail sebenarnya tujuan dari membatasi penggunaan SIM ini apa ? Apakah regulasi ini telah disetujui bersama baik dari segi produsen dan konsumen," ungkapnya.

Ia juga menilai bahwa ada nilai positif dan negatif yang bakal ditimbulkan kebijakan tersebut.

"Apakah nantinya data user benar benar terjamin kerahasiaannya ?, Kalau sudah jelas semua, pasti masyarakat pengguna SIM Prabayar bisa bisa mengerti kenapa dibatasi," tutupnya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memperketat proses aktivasi kartu SIM prabayar milik operator telekomunikasi. Pelanggan baru maupun lama wajib mendaftarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di KTP dan nomor kartu keluarga (KK) miliknya.

Data NIK dan nomor KK yang dicantumkan dalam proses aktivasi tersebut nantinya akan dicocokkan dengan data yang dimiliki oleh Dinas Kependudukan dan Kantor Catatan Sipil (Dukcapil), sehingga pengguna tidak bisa lagi sembarangan memasukkan nomor.

Penulis: Hasrul
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help