TribunTimur/

Lakpesdam PCNU Bulukumba-Bialo Rancang Musrenbang Anak, Ini Tujuannya

Namun sebelum Musrenbang itu dilakukan, Pemerintah Desa Bialo melalui Lakpesdam akan melakukan studi ke salah satu desa di Bantaeng

Lakpesdam PCNU Bulukumba-Bialo Rancang Musrenbang Anak, Ini Tujuannya
HANDOVER
Warga bersama pengurus Lakpesdam PCNU Bulukumba saat berkunjung ke Desa Bialo 

Lakpesdam NU-Bialo Rancang Musrenbang Anak

TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA - Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) PCNU Bulukumba, Sulawesi Selatan berencana melakukan kerjasama dengan Pemerintah Desa Bialo, Gantarang, Bulukumba.

Bentuk kerjasama tersebut dalam bentuk Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak. Tujuan Musrenbang itu untuk memberi ruang bagi anak dan sarana bermain di lokasi pusat kuliner di Desa Bialo nantinya.

"Pemerintah Desa Bialo dipilih untuk melaksanakan Musrenbang Anak dan kerjasama dengan Lakpesdam dengan melihat beberapa faktor yakni pemerintah Desa Bialo telah melaksanakan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dengan baik dan telah membuat wisata kuliner tradisional di desanya dan di tempat itu pusat kosentrasi anak yang layak diberikan ruang untuk bermain," kata Direktur Lakpesdam Nu Bulukumba, Jumat (13/10/2017).

Menanggapi usulan kerjasama dalam pengembangan anak nantinya, Kepala Desa Bialo, Agusriadi Maula merespon baik niat itu dan pihaknya saat ini memiliki tempat yang layak untuk menyiapkan ruang yang cukup bagi anak.

"Usulan itu cukup bagus dan kita satu-satunya desa di Bulukumba yang memiliki objek yang bagus untuk pengembangan ruang ekspresi dan bermain untuk anak," kata Agusriadi.

Tempat yang dimaksud menarik adalah di Kawasan Wisata Kuliner Tradisional. Di samping jalan raya Desa Bialo ke Kecamatan Kindang.

Namun sebelum Musrenbang itu dilakukan, Pemerintah Desa Bialo melalui Lakpesdam akan melakukan studi ke salah satu desa di Kabupaten Bantaeng dengan melibatkan beberapa desa di tiap kecamatan di Kabupaten Bulukumba. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help