TribunTimur/

Pilwali Parepare

Usung Konsep Pemerataan Ekonomi, Ini yang Ditawarkan Tasming Hamid

Menurut pengusaha muda ini, Parepare bisa menjadi kiblat dan pusat ekonomi Sulsel karena letaknya yang strategis, ditunjang pelabuhan.

Usung Konsep Pemerataan Ekonomi, Ini yang Ditawarkan Tasming Hamid
HANDOVER/FB TASMING HAMID
Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, Tasming Hamid

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE -Bakal Calon Wali Kota Parepare, Tasming Hamid mengusung konsep pemerataan pembangunan untuk membangun Kota Parepare.

Menurut, Ketua Komisi I DPRD Parepare ini, Kamis (12/10/2017), kota kelahirannya ini merupakan kota kedua di Sulsel menjadi daerah paling potensial untuk maju dengan fokus dalam pemerataan sektor ekonomi.

"Parepare selama ini punya histori dan dikenal sebagai Kota Niaga. Hal Inilah yang menjadi konsetrasi saya apalagi banyak sarana penunjang,"tuturnya.

Menurut pengusaha muda ini, Parepare bisa menjadi kiblat dan pusat ekonomi Sulsel karena letaknya yang strategis serta ditunjang pelabuhan.

"Ekonomi dari sektor peti kemas Sulsel sangat besar di Parepare karena jangkauan strategis berada jalur akses pulau sulawesi baik darat maupun laut," ujarnya.

Lebih lanjut, kader partai Demokrat ini pun menjelaskan untuk merangsang peluang tersebut Industri, wisata dan perdagangan harus dikuatkan.

"Kita berikan ruang investor untuk menanamkan modal dengan tawaran perizinan mudah. Pihak ketiga kan menjadi alternatif yang bagus untuk menunjang kemajuan daerah" ujarnya.

Konsep ini bisa menjadi dasar untuk pemerataan ekonomi, misalkan sektor wisata dan pertanian dipusatkan di Bacukiki, Pergudangan di Soreang, Bacukiki Barat Dan Ujung menjadi ujung tombak perdagangan dan pemerintahan.

Dengan begitu, geliat ekonomi untuk pemenuhan lapangan kerja bagi masyarakat sudah mencakup semua dan Penataannya pun mengaju dengan kondisi empat kecamatan yang ada di Kota Parepare ini. (*)

Penulis: Mulyadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help