TribunTimur/

Kartu Seluler Terancam Diblokir Karena Hal Ini. Segera Registrasi Ulang, Ini Caranya!

Registrasi dapat dilakukan langsung oleh calon pelanggan yang membeli kartu perdana, serta registrasi ulang bagi pelanggan lama.

Kartu Seluler Terancam Diblokir Karena Hal Ini. Segera Registrasi Ulang, Ini Caranya!
istimewa
Ilustrasi 

TRIBUN-TIMUR.COM - Saat membeli kartu prabayar, biasanya seseorang melakukan registrasi dengan memasukkan nomor asal-asalan. Juga identitas lainnya.

Namun jangan coba-coba melakukan hal itu ke depannya. Pasalnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan memberlakukan registrasi kartu prabayar yang divalidasi dengan Nomor Induk Kependudukan ( NIK), mulai 31 Oktober 2017.

Penetapan ini diatur dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

Dikutip dari laman resmi Kemenkominfo, registrasi ini merupakan upaya pemerintah dalam mencegah penyalahgunaan nomor pelanggan terutama pelanggan prabayar.

Baca: Tinggalkan Dunia Hiburan, Ini Jabatan Baru Dhani dan Sumber Uang untuk Beri Makan Istri-Anaknya

Adapun beberapa poin penting pelaksanaan registrasi pelanggan jasa telekomunikasi, yakni pemberlakuan validasi data calon pelanggan dan pelanggan lama berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) yang terekam di database Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

Registrasi dapat dilakukan langsung oleh calon pelanggan yang membeli kartu perdana, serta registrasi ulang bagi pelanggan lama.

Baca: Ketua DPD PI Sulsel Nilai Syahrul-Agus Ibarat Dwi Tunggal

Adapun dampak tidak dilakukannya registrasi adalah calon pelanggan tidak bisa mengaktifkan kartu perdana dan pemblokiran nomor pelanggan lama secara bertahap.

"Pelanggan dapat menghubungi layanan pelanggan masing-masing penyelenggara jasa telekomunikasi seputar info registrasi atau ke Ditjen Dukcapil Kemendagri untuk info data kependudukan. Ketentuan baru ini berlaku mulai 31 Oktober 2017," tulis laman kominfo.go.id.

Halaman
123
Editor: Sakinah Sudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help