Gemilang 348 Tahun Sulsel

Ketua DPD PI Sulsel Nilai Syahrul-Agus Ibarat Dwi Tunggal

Menurutnya, Yasser menegaskan bahwa kepemimpinan Pak Syahrul dan Pak Agus selama 10 dua periode di Sulsel patut dicontoh

Ketua DPD PI Sulsel Nilai Syahrul-Agus Ibarat Dwi Tunggal
Tribun TIMUR/ SAKINAH SUDIN
Ketua Umum DPP PI Provinsi Sulsel, Yasser Latief 

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasrul

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pengembangan Indonesia (PI) Sulsel, Yasser Latief mengatakan komitmen pasangan Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu'mang sangat tinggi dalam pengembangan usaha properti di Sulawesi Selatan.

"Sebagai pelaku properti, kami melihat komitmen Pak Syahrul dan Agus sebagai pemimpin di Sulsel sangat tinggi dalam pengembangan usaha properti, meski kami termasuk organisasi baru," kata Yasser kepada tribuntimur.com, Jumat (12/10/2017).

"Salah satu yang kita bisa liat adalah tentang perijinan yang tidak perlu waktu lama, sebagaimana yang disampaikan Pak Syahrul saat menghadiri acara Kami," lanjut Yasser memberikan contoh kontribusi pemerintah provinsi dalam usaha properti.

Meski demikian, Yasser berharap komitmen Pak Syahrul dan Pak Agus bisa ditindak lanjuti oleh kepala daerah dalam hal ini Bupati dan Walikota sehingga proses perijinan betul-betul cepat sebagaimana yang diharapkan pihak pengembangan dan pemerintah pusat.

Menurutnya, Yasser menegaskan bahwa kepemimpinan Pak Syahrul dan Pak Agus selama 10 dua periode di Sulsel patut dicontoh karena hingga tahun terakhir, mereka selalu kompak dan satu kata dalam menyikapi suatu kondisi atau masalah yang dihadapi.

"Mereka ibarat dwi tunggal, yang selalu akur dari periode pertama hingga akhir masa jabatan, tidak pernah kita mendengar Pak Syahrul bilang A, lalu dilain tempat Pak Agus bilang B, mereka pemimpin yang patut dicontoh," puji Yasser.

Yasser pun berharap Gubernur selanjutnya bisa melanjutkan program-program Pak Syahrul dan Pak Agus untuk Sulsel yang lebih maju seperti proyek kereta api.(*)

Penulis: Hasrul
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help